DISKOMINFO KEPRI
Gubernur Dengar Paparan BPS Kepri, Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Melesat
Gubernur Kepulauan Riau optimistis pertumbuhan ekonomi Kepri melesat setelah mendengar paparan dari Kepala BPS Kepri, Darwis Sitorus.
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menerima kunjungan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, Darwis Sitorus, Senin (8/8/2022).
Dalam pertemuan antara Gubernur Kepulauan Riau dengan Kepala BPS Kepri di ruang kerja Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, menjelaskan pertumbuhan ekonomi pada triwulan II tahun 2022 (y-on-y) 5 Agustus 2022 lalu.
Dimana dalam pemaparan Kepala BPS, ekonomi Kepri pada triwulan tersebut tumbuh sebesar 5,01 persen.
Atau jauh di atas capaian triwulan sebelumnya, yakni pada triwulan I-2022 (y-on-y) yang tumbuh sebesar 2,83 persen.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersyukur sekaligus optimis ekonomi Kepri pada triwulan III dan IV yang akan datang akan tumbuh lebih positif lagi.
Baca juga: Pantau ke Lapangan, Gubernur Kepri Ansar Ahmad Gesa Revitalisasi Pulau Penyengat
"Sebab pada triwulan tersebut proyek-proyek pemerintah sudah mulai dibayarkan. Uang akan mulai beredar di masyarakat. Akan memiliki pengaruh yang cukup besar. Pariwisata kita juga sudah mulai jalan. Mudah-mudahan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi secara agregat lebih tinggi daripada tahun lalu," harap Gubernur Kepri Ansar Ahmad.
Pada kesempatan itu, Gubernur Kepri juga meminta BPS Kepri untuk dapat ikut membahas secara teknis bersama Disperindag dan stakeholder terkait mengenai sektor-sektor yang dapat diintervensi dalam mengatasi inflasi.
"Bantu kita memilah komoditas yang masih tinggi dan mana-mana sektor yang dapat kita intervensi, juga bentuk intervensinya itu seperti apa, selain operasi pasar yang telah kita lakukan. Karena inflasi berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi," ujar Gubernur Kepri.
Selain menyampaikan capaian pertumbuhan ekonomi Kepri pada triwulan II tahun 2022 ini, Kepala BPS Kepri Darwis Sitorus juga menyampaikan permohonan dukungan Gubernur Ansar terhadap pelaksanaan pendataan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) yang dimulai tahun 2022 ini sebagai upaya penyempurnaan data kemiskinan ekstrem.
Baca juga: Wakil Gubernur Kepri Ajak Masyarakat Batam Gunakan Pembungkus yang Ramah Lingkungan
Darwis menjelaskan berdasarkan Instruksi Presiden No. 4 Tahun 2022 BPS ditugaskan untuk melakukan pendataan penduduk miskin ekstrem dengan menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai data dasar dan menyelenggarakan survei sebagai sarana evaluasi perkembangan penghapusan kemiskinan ekstrem yang merupakan bagian dari Survei Sosial dan Ekonomi Nasional (Susenas).
"Sedangkan Reformasi Sistem Perlindungan Sosial yang saat ini sedang disusun rancangan Peraturan Presiden nya, BPS ditugaskan untuk melakukan pendataan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) mulai tahun 2022 dan menetapkan standardisasi kualitas pemutakhiran berkelanjutan," ucap Darwis.
Untuk itu dengan waktu persiapan dan pelaksanaan yang cukup singkat yaitu masing-masing satu bulan.
Dimana pelaksanaanya pada Bulan Oktober, dan seluruh penduduk di data, dibutuhkan sekitar 3.505 petugas, Darwis menyampaikan permohonan dukungan Gubernur Ansar untuk diteruskan kepada Pemko dan Pemkab se- Kepri terhadap pelaksanaannya.
Baca juga: Pemprov Kepri Bangun Gedung LAM, Pedagang Mohon Tak Ganggu Kawasan Kuliner
Gubernur Kepri Ansar Ahmad pun dengan tangan terbuka menyatakan akan mendukung penuh pelaksanaan pendataan tersebut.
Gubernur akan membawa pembahasan pendataan Regsosek ini pada rapat rutin OPD serta akan mengundang pemko dan pemkab se-Kepri melalui video conference.(TribunBatam.id/Endra Kaputra)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Gubernur-Kepri-bersama-Kepala-BPS-Kepri.jpg)