Breaking News:

PENEMBAKAN DI RUMAH KADIV PROPAM

Kuasa Deolipa Yumara dan Burhanuddin sebagai Pengacara Dicabut, Surat Diduga Bukan Ditulis Bharada E

Deolipa Yumara mengatakan mengetahui pencabutan kuasa dirinya sebagai pengacara Bharada E dari pesan WA. Ia meragukan pencabutan itu dari Bharada E.

Editor: Anne Maria
Rizki Sandi Saputra
Kuasa hukum Bhayangkara Dua Richard Eliezer atau Bharada E, Deolipa Yumara (kanan) saat ditemui di kantor LPSK, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (8/8/2022). 

TRIBUNBATAM.id- Kuasa Deolipa Yumara dan Muhammad Burhanuddin sebagai pengacara Bharada Richard Eliezer atau Bharada E dicabut.

Pencabutan kuasa oleh Bharada E itu seperti diungkapkan oleh Deolipa Yumara.

Namun demikian, Deolipa Yumara menduga jika surat pencabutan kuasa tersebut bukan dari oleh Bharada E.

Deolipa Yumara mengatakan pertama kali mengetahui pencabutan kuasa tersebut dari pesan WhatsApp (WA).

Deolipa Yumara mengaku surat pencabutan kuasa itu diterimanya lewat WA.

Menurutnya, surat kuasa itu berupa foto surat pencabutan yang ditandatangani Bharada E dan ditandatangani di atas materai.

"Surat cabut kuasa, tapi tulisannya diketik. Tentunya posisinya Bharada E di tahanan nggak mungkin mengetik. Biasanya dia tulis tangan," tuturnya dalam program Kontroversi di YouTube metrotvnews, Kamis (11/8/2022).

Baca juga: Deolipa Yumara Sebut Bharada E di Posisi Sulit, Nyawa Terancam Jika Tak Tembak Brigadir J

Baca juga: Bharada E Punya Kuasa Hukum Baru, Polri Tunjuk Deolipa Yumara sebagai Pengganti

Deolipa mengatakan menurut surat itu, Bharada E telah mencabut kuasa dirinya sebagai kuasa hukum terhitung sejak Rabu (10/8/2022).

"Terhitung tanggal 10 Agustus 2022 mencabut kuasa yang telah diberikan kepada kami," tuturnya.

Deolipa meragukan bahwa surat pencabutan kuasa tersebut dibuat oleh Bharada E.

Keraguan Deolipa dilandasi dengan Bharada E yang kini masih ditahan serta usia dari kliennya tersebut yang tergolong masih muda.

"Mana bisa dia dalam tahanan bikin ketik-ketikan secara rapi. Anak umur 24 tahun secara karakter, secara kejiwaan, nggak bisa nulis beginian (surat pencabutan kuasa."

"Ini kan tulisan bahasa hukum. Anak kuliah hukum yang bisa nulis surat pencabutan begini," katanya.

Untuk selengkapnya berikut isi dari surat pencabutan kuasa berdasarkan yang dibacakan oleh Deolipa Yumara:

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved