BERITA KRIMINAL
Prajurit Perbatasan Indonesia Malaysia Kontak Tembak Hadapi Penyelundup Narkoba
Prajurit perbatasan Indonesia Malaysia sempat terlibat kontak tembak dalam proses penangkapan penyelundup sabu-sabu di Kalimantan Barat (Kalbar).
Wakil Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Madya TNI Ahmad Heri Purwono mengungkapkan, kronologi penangkapan yang bermula dari laporan intelijen yang diterima im Fleet One Quick Response (F1QR) Lantamal XII Pontianak, Sabtu (25/6/2022).
Informasi itu menyebutkan, akan ada upaya penyelundupan minuman keras asal Malaysia melalui perbatasan di Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat (Kalbar).
"Menindaklanjuti informasi, tim melakukan briefing dan bergerak menuju daerah yang dicurigai," kata Heri kepada wartawan, Senin (27/6/2022).
Selanjutnya, pada Minggu (26/6/2022) pukul 01.30 WIB, tim Lantamal XII Pontianak bergabung dengan Tim Bea Cukai Kalimantan Bagian Barat (Kalbagbar) untuk kegiatan pengintaian.
Pukul 02.37 WIB tim mengidentifikasi dan mencurigai sebuah truk, selanjutnya membuntutinya dan menemukan truk yang sedang loading muatan minuman keras ilegal.
Baca juga: Viral Perjuangan Orangtua Asal Malaysia Rawat Anak Hingga Meninggal Dunia
Heri menyebut, dari 13.260 botol tersebut terdiri dari 576 botol Macallan Harmoni, 600 botol Macallan 12, 2.376 botol El Jimador.
Kemudian 1.776 botol Dona Sol Vineyards, 2.388 botol Herradura Tequila Plata, 576 botol Douglass Hill, 2.376 botol Finlandia Vodka, dan 204 botol Kilchoman.
"Kami juga mengamankan 3 orang sopir, berinisial PS, DP dan AY. Ketiganya saat ini masih dalam pemeriksaan Bea Cukai Kalimantan Bagian Barat (Kalbagbar)," ucap Heri.(TribunBatam.id) (Kompas.com/Hendra Cipta)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google
Sumber: Kompas.com