BINTAN TERKINI
Timpora Bintan Patroli Perairan, Periksa Kapal hingga Cek Lokasi Keberangkatan PMI Ilegal
Timpora Bintan mengerahkan tiga armada kapal saat patroli perairan di Tanjung Uban. Tim periksa kapal hingga cek lokasi keberangkatan PMI ilegal
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Imigrasi Tanjung Uban menggelar operasi gabungan tim pengawasan orang asing (Timpora) di perairan Tanjunguban, Kabupaten Bintan, Kamis (11/8/2022) kemarin.
Operasi gabungan Timpora melibatkan unsur Imigrasi, TNI, Polri, Kejaksaan, BP2MI, Polairud, Bea Cukai dan KKP serta pemerintah daerah di Bintan.
Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Uban Bintan, Achmadin Kurniawan menuturkan, dalam operasi gabungan, tim mengerahkan tiga armada kapal.
"Imigrasi menurunkan kapal patroli Imigrasi Joesoef Adiwinata 3 dan 1 buah speedboat, sedangkan satu lagi kapal patroli dari Syahbandar Tanjung Uban," ucapnya.
Lanjutnya, dalam operasi gabungan kali ini, tim mengecek dua kapal yang berada di perairan Tanjunguban dan sekitarnya.
"Dari pemeriksaan, krunya semua warga negara Indonesia, tidak ada warga negara asing. Tim juga tidak menemukan pelanggaran keimigrasian ataupun pelanggaran lainnya," terangnya.
Baca juga: Agenda Polsek Bintan Timur Jelang HUT Kemerdekaan Republik Indonesia
Achmadin menjelaskan, seusai melakukan pengecekan dua kapal, tim melanjutkan pengecekan ke sejumlah titik-titik lokasi yang berpotensi menjadi tempat keberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara ilegal.
"Di antaranya perairan daerah Tanjungtalok, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Pantai Sekera, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara dan pesisir Sungai Kecil, Kecamatan Teluk Sebong," ungkapnya.
Achmadin menambahkan, selama ini banyak kejadian terkait PMI yang diberangkatkan secara ilegal.
"Jadi dalam operasi gabungan ini, kita menindaklanjuti dengan melihat dari dekat titik-titik yang berpotensi sebagai lokasi keberangkatan PMI secara ilegal, dan belum menemukan hal yang mencurigakan," jelasnya.
Achmadin berharap, ke depan operasi gabungan tetap bisa dilakukan untuk mencegah berbagai hal pelanggaran, salah satunya pelanggaran Keimigrasian. (tribunbatam.id/Alfandi Simamora)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1208timpora-Bintan.jpg)