Breaking News:

DISKOMINFO NATUNA

Pemkab dan DPRD Natuna Sepakat Tunda Kegiatan di 2022 Demi Selesaikan Utang

Pemkab Natuna dan DPRD sepakat hentikan sementara kegiatan pembangunan di tahun 2022 untuk selesaikan utang dengan pihak ketiga

Penulis: Muhammad ilham | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Muhammad Ilham
Pj Sekretaris Daerah Natuna, Boy Wijanarko. Foto diambil beberapa waktu lalu. Boy sebut pemkab dan DPRD sepakat untuk menghentikan sementara seluruh kegiatan pembangunan di tahun 2022 ini untuk selesaikan tunda bayar 2021 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kabupaten Natuna bersama DPRD Natuna sepakat untuk menyelesaikan tunda bayar pada tahun 2021, dengan menghentikan sementara sejumlah kegiatan di tahun 2022 ini.

Sampai saat ini dana tunda salur Pemerintah Kabupaten Natuna belum juga tersalurkan dari pusat dan masih menunggu Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia untuk ditandatangani.

"Kita masih menunggu PMK ditandatangani terlebih dahulu. Jika sudah tersalurkan baru kita selesaikan dana tunda bayar kepada pihak ketiga," ucap Sekda Natuna Boy Wijanarko saat dikonfirmasi sejumlah media di Gedung Sri Serindit, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Senin (15/8/2022) malam.

Boy mengatakan, pada intinya dana tunda bayar yang masih belum terselesaikan diusahakan selesai di tahun 2022.

Hal ini bertujuan agar tidak menjadi beban di tahun berikutnya.

Baca juga: Bupati Natuna Kukuhkan 33 Anggota Paskibra Jelang HUT Republik Indonesia

"Berdasarkan arahan pimpinan, kita tidak ingin kejadian ini terulang kembali. Untuk itu, pemerintah daerah bersama DPRD sepakat agar berhati-hati dalam melakukan estimasi penyusunan anggaran, sehingga opini kita tidak akan jatuh dari Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke Wajar Dengan Pengecualian (WDP)," paparnya.

Hal inilah yang menjadi komitmen pemerintah daerah bersama DPRD Natuna sepakat untuk menghentikan sementara seluruh kegiatan pembangunan di tahun 2022 ini.

"Setelah dana tersebut disalurkan, kita akan selesaikan utang ke pihak ketiga sebesar Rp 80 miliar lagi. Setelah itu baru kita selesaikan sejumlah kegiatan yang belum terlaksana di tahun 2022 ini," ujarnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa pihaknya belum bisa memastikan penerimaan dana tunda salur tersebut akan disalurkan ke pemerintah daerah.

"Hingga kini kita masih menunggu hasil dari Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD). Semoga saja secepatnya bisa tersalurkan, sehingga dana tunda bayar ini pun bisa terselesaikan," harapannya. (Tribunbatam.id/Muhammad Ilham)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved