Jumat, 17 April 2026

LINGGA TERKINI

Tudung Manto Lingga Jadi Ikon Andalan Peserta Pawai Pembangunan di Dabo Singkep

Mayoritas peserta pawai pembangunan di Dabo Singkep Lingga menampilkan tudung manto sebagai ikon andalannya, Sabtu (20/8)

Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Febriyuanda
Peserta dari SMAN 1 Singkep, tampilkan tudung manto sebagai ikon utama dalam mengikuti Pawai Pembangunan di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Sabtu (20/8/2022) 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Kegiatan pawai pembangunan di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), menyita perhatian ribuan masyarakat yang hadir, Sabtu (20/8/2022).

Keunikan alat peraga yang ditampilkan masing-masing peserta, menjadi ketertarikan sendiri bagi penonton yang melihatnya.

Namun, mayoritas dari peserta menampilkan kerajinan Tudung Manto sebagai ikon andalannya.

Kerajinan ini merupakan salah satu kebanggaan Lingga, karena telah diakui nasional sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) yang telah ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud) Indonesia.

Bahkan, kain penutup kepala bagai busana wanita ini telah mendapat hak kekayaan intelektual atau HAKI Lingga, yang ditetapkan Kementerian Hukum dan HAM.

Alasan itulah yang menjadikan tudung manto ini menjadi kebanggaan masyarakat Lingga, hingga banyak ditampilkan peserta di acara pawai pembangunan itu.

Salah satunya peserta dari SMA Negeri 1 Singkep. Dalam pawai itu tampak puluhan pelajar wanita memakai busana Melayu, dilengkapi tudung manto di kepalanya.

Baca juga: JUMLAH Pesanan Tudung Manto Membludak, Bupati Lingga Bakal Tambah 100 Pengrajin

Peserta ini juga membuat alat peraga berupa Rumah Tekat Tudung Manto, dengan corak khas Melayu warna hijau dan kuning.

Di dalamnya, berisikan tiga orang pelajar yang saat itu sambil menenun tudung manto di atas meja tekat, yang menandakan mereka merupakan pengrajin.

Guru SMAN 1 Sengkep, Edi mengungkapkan, bahwa tudung manto ini memang mereka jadikan sebagai ikon utama dalam pawai pembangunan kali ini.

Sekitar 30 pelajar dikhususkan untuk memakai tudung manto yang menjadi ikon mereka.

"Tudung Manto yang mereka kenakan itu ada dari meminjam saudara, ada juga yang dari orang tua mereka," kata Edi kepada tribunbatam.id, Minggu (21/8/2022).

Selain SMA ini, ikon tudung manto juga datang dari SD Negeri 002 Singkep.

Baca juga: Pengrajin Tudung Manto Lingga Keteteran Kerjakan Pesanan

Mereka ingin mempertahankan gelar juara bertahan mereka di event ini dengan memakai ikon tudung manto.

Mereka juga membuat replika Rumah Tekat Tudung Manto bewarna khas kuning dengan atap daun coklat, yang di situ terdapat seorang pelajar seperti sedang menenun tudung manto.

"Kami memang mengangkat budaya lokal, seperti kerajinan tudung manto ini yang menjadi kerajinan hak milik Lingga," kata koordinator pawai SDN 002 Singkep, Siti. (Tribunbatam.id/Febriyuanda)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved