Breaking News:

Pemko dan DPRD Tanjungpinang Sepakat Perubahan APBD 2022 Jadi Rp 1,055 Triliun

Pemko dan DPRD Tanjungpinang sepakat APBD 2022 perubahan menjadi Rp 1,055 triliun, atau naik akibat target PAD juga naik

Penulis: Rahma Tika | Editor: Dewi Haryati
Dok. Diskominfo Tanjungpinang
Wali Kota Tanjungpinang, Rahma saat penandatanganan nota kesepakatan Rapat Paripurna DPRD Kota Tanjungpinang yang disaksikan oleh anggota DPRD Kota Tanjungpinang dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Tanjungpinang, Rabu (24/8/2022) 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan Kota Tanjungpinang Tahun Anggaran 2022 telah disepakati sebesar Rp 1,055 triliun.

Hal itu disampaikan saat penandatanganan nota kesepakatan Rapat Paripurna DPRD Tanjungpinang yang disaksikan oleh anggota DPRD Tanjungpinang dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Tanjungpinang.

Wali Kota Tanjungpinang Rahma menyampaikan, dari hasil kesepakatan tersebut ada beberapa penekanan terhadap program kegiatan yang harus menjadi perhatian seperti permasalahan lingkungan terkait persampahan, infrastruktur, khususnya dalam penanganan banjir dan infrastruktur yang mendukung keselamatan, kenyamanan, dan kemudahan fasilitas publik.

Begitu juga dalam penguatan ekonomi untuk mendukung kegiatan ekonomi mikro yang tentunya dapat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Dari sisi kebijakan prioritas nasional, Pemko Tanjungpinang tetap menjaga beberapa alokasi anggaran yang bersifat mandatory spending sesuai dengan amanat Permendagri Nomor 27 Tahun 2021 tentang pedoman penyusunan APBD Tahun 2022," ujar Rahma, Rabu (24/8/2022).

Ia menjelaskan, dalam perubahan KUA PPAS anggaran 2022 terdapat kenaikan target pendapatan daerah dari Rp 891,7 miliar menjadi Rp 955,76 miliar atau naik 7,18 persen.

Baca juga: Pemko Latih Pemandu Wisata dan Kuliner, Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Tanjungpinang

Kenaikan tersebut bersumber dari sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 189,80 miliar menjadi Rp 194,90 miliar atau naik 2,63 persen.

"Seperti pendapatan transfer dan lain-lain, pendapatan daerah yang sah tetap sama dibandingkan dengan saat penyampaian perubahan KUA PPAS tahun anggaran 2022," terangnya.

Selanjutnya, belanja daerah mengalami kenaikan akibat kenaikan pendapatan daerah saat penyampaian perubahan KUA PPAS tahun anggaran 2022 yang semula Rp 1,050 triliun menjadi Rp 1,055 triliun atau naik menjadi 0,48 persen.

Sedangkan sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) tahun 2022 berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan sebesar Rp 95,16 miliar.

"Semoga dengan nota kesepakatan Perubahan KUA PPAS yang akan menjadi dasar penganggaran tahap selanjutnya akan memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat Tanjungpinang," harapnya. (TRIBUNBATAM.id/Rahma Tika)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved