Breaking News:

BERITA SINGAPURA

Harga BBM Indonesia Naik dan Fakta Miris dari Singapura Soal Bahan Bakar

Pemerintah Indonesia menaikkan harga BBM subsidinya. Di sisi lain, Indonesia bergantung BBM dari Singapura yang berasal dari sumur migas tanah air.

TribunBatam.id via visitsingapore.com
Patung Merlion ikon Singapura. Fakta miris muncul dari Singapura terkait bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia. 

SINGAPURA, TRIBUNBATAM.id - Perubahan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubidi, Pertalite dan solar mulai Sabtu (3/9/2022) pukul 14.30 WIB menjadi sorotan warga Indonesia.

Harga BBM Pertalite (RON 90) naik dari Rp 7.650 menjadi Rp 10.000. Sementara harga BBM jenis solar dari Rp 5.150 menjadi Rp 6.800 per liternya.

Kondisi naiknya BBM yang banyak dikeluhkan warga Indonesia kian miris dengan BBM yang diimpor dari Singapura berasal dari hasil eksploitasi sumur-sumur minyak yang ada di Indonesia.

Sudah bukan rahasia lagi kalau Indonesia begitu bergantung pada impor BBM dari Singapura, negeri mungil yang nyaris tidak memiliki sumber daya alam sama sekali.

Banyak Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) atau para perusahaan pengeboran minyak di Indonesia menjual minyaknya ke Singapura.

Baca juga: Melihat Singapura dari Bukit Tiban Ayu Sekupang Batam

Hal ini terjadi karena kilang di Indonesia tak mampu menampung seluruh produksi minyak mentah di Tanah Air.

Meski luas Singapura tidak lebih luas dibandingkan DKI Jakarta, Singapura harus diakui memang jauh lebih maju dalam kepemilikan kilang minyak.

Meski sama sekali tak memiliki ladang minyak, selama puluhan tahun Singapura menjadi salah satu produsen BBM terbesar dunia karena memiliki beberapa kilang minyak besar.

Stok cadangan BBM yang dimiliki juga terbilang sangat besar.

Letak Singapura yang strategis dan kemudahan berinvestasi dan perizinan juga jadi alasan perusahaan minyak multinasional menempatkan kilang minyak miliknya di negara tersebut.

Mengutip data yang dirilis lembaga informasi energi milik pemerintah Amerika Serikat (AS), Energy Information Administration (IEA), kapasitas kilang minyak di Singapura mencapai 1,4 juta barel per hari.

Baca juga: Banyak Warga Batam Belum Tahu Harga BBM Naik hingga Kapolsek Sekupang Pantau ke SPBU

Bahan baku BBM alias minyak mentah kilang di Singapura, juga datang dari Indonesia dalam jumlah yang cukup signifikan.

Singapura adalah importir minyak mentah asal Indonesia.

Sebagai contoh, pada Januari-September 2019, nilai ekspor minyak mentah Indonesia ke Singapura adalah 546,71 juta dollar AS.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved