BERITA KECELAKAAN
Pemakaman Prajurit TNI AL Alami Kecelakaan Pesawat Haru, Istri Hamil 8 Bulan
KSAL mengikuti prosesi pemakaman dua prajurit TNI AL yang gugur dalam kecelakaan pesawat saat latihan perang di perairan Selat Madura, Jumat (9/9).
SURABAYA, TRIBUNBATAM.id - Duka begitu terasa saat pemakaman dua anggota TNI AL yang mengalami kecelakaan pesawat saat latihan perang di perairan Selat Madura pada Rabu (7/9/2022) pagi.
Prosesi pemakaman dua anggota TNI AL yang mengalami kecelakaan pesawat, Lettu Laut (P) Yudistira Eka Permady dan Letda Laut (P), Dendy Kresna Bakti Sabila, Jumat (9/9/2022) di Taman Makam Bahagia, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (9/9/2022) turut dihadiri istri dari dua prajutit TNI yang gugur itu.
Dua istri prajurit TNI AL yang gugur akibat kecelakaan pesawat saat latihan perang itu,Vriliandia Iranoza dan Imas Meilani menerima langsung bendera merah putih dari Laksamana TNI Yudo Margono, sebagai bukti bela sungkawa gugurnya prajurit itu.
Vriliandia yang merupakan istri dari Lettu Laut (P) Judistira tengah hamil 8 bulan.
Sementara Imas Meilani, istri Letda Laut (P), Dendy Kresna Bakti Sabila, adalah ibu yang memiliki satu orang anak.
Baca juga: Jelang HUT TNI AL, Lanal Tarempa Gelar Khitanan Massal Gratis Buat Warga
Mereka nampak tegar menghadapi kepergian orang yang dicintai.
Sejumlah prajurit TNI Angkatan Laut memberikan penghormatan terakhir kepada Pilot dan Co Pilot Pesawat Latih G-36 Bonanza T-2503 itu.
Jasad kedua prajurit TNI AL itu ditemukan masih duduk memakai sabuk pengaman, bersama bangkai pesawat dalam posisi terbalik, di kedalaman kurang lebih 15 meter di Selat Madura, Kamis (8/9/2022) sekira pukul 10.00 WIB.
Yudhistira diketahui beralamat di Jalan Patria Permai V BA-01, Surabaya.
Adapun Dendy tinggal di Jalan Kawi No 3 Kompleks Lanudal Juanda, Surabaya.
Sesudah prosesi tabur bunga diatas kedua makam, Laksamana TNI Yudo Margono, menyampaikan turut berduka cita atas berpulangnya dua putra terbaik TNI AL ketika menjalankan tugas.
"Untuk penghormatan, sudah dilaksanakan Panglima TNI berupa kenaikan pangkat menjadi Kapten Laut (P) Yudistira Eka Permady, dan Lettu Laut (P) Dendy Kreshna Bhakti Sabila," ujarnya.
Baca juga: Selain Jaga Laut Natuna Utara, Prajurit TNI AL Ini Ikut Nikmati Alam Natuna
Kasal juga menyatakan, keluarga korban juga mendapatkan santunan dari TNI AL dan Asabri. Serta menerima dukungan dari Dinas Psikologi TNI AL.
"Kita semuanya prihatin. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan ini," tandas Kasal.
Sebelumnya dilaporkan, pesawat latih Bonanza G-36 T-2503 yang dikendarai Letnan Satu Laut Judistira Eka Permady dan kopilot Letnan Dua Laut Dendy Kresna Bhakti, jatuh di sekitar Selat Madura pada Rabu (7/9) pagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Pemakaman-dua-prajurit-TNI-ALyang-gugur-akibat-kecelakaan-pesawat.jpg)