Breaking News:

Pemko Tanjungpinang Akan Tambah Dana Rp 1 M untuk Perbaikan Kontainer Bak Sampah

Wali Kota Tanjungpinang komitmen menambah anggaran Rp 1 miliar pada APBD perubahan untuk perbaikan bak sampah yang rusak

Penulis: Rahma Tika | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.id/IAN PERTANIAN
ilustrasi kontainer sampah. Pemko Tanjungpinang mulai melakukan perbaikan bak sampah yang rusak secara bertahap 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang secara bertahap melakukan perbaikan terhadap sejumlah kontainer bak sampah yang mengalami kerusakan.

Ini dilakukan supaya tidak menganggu kinerja pelayanan kebersihan di Tanjungpinang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang, Riono menyebutkan bak kontainer sampah milik DLH tersebar di 37 lokasi. Dari jumlah tersebut, yang aktif sebanyak 55 kontainer.

Rinciannya, 12 dalam kondisi baik, 27 rusak ringan, 4 rusak sedang, dan 12 rusak berat (satu bak bisa direhab dan 11 bak tidak dapat direhab).

"Untuk APBD 2022 ini, ada tujuh bak kontainer dalam proses perbaikan bertahap. Kita tidak bisa sekaligus memperbaikinya, karena akan mengganggu kinerja pelayanan kebersihan," ucap Riono, Sabtu (10/9/2022).

Dikatakannya pada APBD perubahan, Wali Kota Tanjungpinang juga berkomitmen menambah anggaran sebesar Rp 1 miliar untuk perbaikan bak-bak kontainer sampah tersebut.

"Kita masih memerlukan bak sampah itu, sehingga perbaikannya dilakukan satu per satu. Artinya, satu diperbaiki, nanti satu sudah bagus, satu lagi masuk, begitu seterusnya," ungkapnya.

Baca juga: DLH Tanjungpinang Kejar Target Retribusi Sampah, Rekrut Belasan Juru Pungut

Untuk itu, di tengah keterbatasan anggaran Pemko saat ini, Riono mengimbau masyarakat untuk membayar retribusi kebersihan sampah.

Masyarakat diharapkan membantu pemerintah untuk membayar retribusi persampahan.

"Karena salah satu hasil dari retribusi itu nantinya akan dikembalikan dalam bentuk pemeliharaan sarana prasarana. Salah satunya bak-bak kontainer sampah itu," sebutnya.

Riono menyebutkan saat ini DLH juga menangani titik-titik lokasi yang dijadikan tempat pembuangan sampah liar. Tercatat ada 33 titik sampah liar yang tersebar di kota Tanjungpinang.

"Kita kerahkan petugas untuk membersihkan tumpukan sampah di titik-titik itu. Namun, hanya bertahan sementara, nanti kembali lagi dipenuhi sampah liar," kata Riono.

Baca juga: Tak Bayar Retribusi Sampah, Warga Tanjungpinang Bisa Kena Tipiring

Ia menilai perlu kesadaran bersama untuk mengatasi permasalahan sampah liar. Perilaku ini harus diubah dengan membuang sampah pada tempat-tempat yang sudah ditentukan.

"Permasalahan timbulnya titik sampah liar ini merupakan masalah yang sulit diatasi bila tidak ada kerja sama dari masyarakat. Dibutuhkan kesadaran kita semua untuk berperilaku peduli dengan lingkungan," harapnya. (TRIBUNBATAM.id/Rahma Tika)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved