Breaking News:

KEBAKARAN DI KARIMUN

Kebakaran di Karimun Renggut Nyawa Wanita 51 Tahun Alami Sakit Stroke

Dalam kebakaran di Kundur Karimun ini, seorang wanita berumur 51 tahun yang mengalami sakit stroke meninggal dunia dalam kejadian ini.

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Yeni Hartati
Kapolsek Kundur AKP Buana Harefa bersama warga setempat berada di rumah pasangan lansia lokasi kebakaran di Karimun untuk mengevakuasi korban Artati (51), Sabtu (17/9/2022). Hasil olah TKP dan keterangan sejumlah saksi mengungkap penyebab kebakaran satu unit rumah akibat korsleting arus listik. 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Kebakaran di Karimun ini menyebabkan seorang warga Jalan Rengkum, Batu Dua, Kelurahan Tanjungbatu Barat, Kabupaten Karimun bernama Artati meninggal dunia.

Saat kebakaran terjadi di Kabupaten Karimun itu, Artati yang berumur 51 tahun yang mengalami sakit stroke tidak bisa diselamatkan.

Warga sekitar hanya berhasil menyelamatkan suami Artati, Nikhlas (61) yang sama-sama menderita sakit stroke dalam kebakaran di Karimun itu saat berada di ruang tamu.

Nyawa Artati tak tertolong karena saat hendak membantunya, korbaran api semakin membesar.

Beberapa bagian bangunan rumah korban telah hangus terbakar dan ambruk.

Baca juga: Kebakaran di Batam, Anggota Wanra Tak Sempat Selamatkan Barang Berharga

Korban tewas dalam kebakaran rumah di Kundur Karimun
Jenazah Artati (51), warga jalan Rengkum, Batu Dua, Kelurahan Tanjungbatu Barat, Kabupaten Karimun yang menjadi korban tewas dalam kebakaran, Sabtu (17/9/2022).

Sehingga menyulitkan warga dan petugas kepolisian melakukan pertolongan.

"Saat kejadian Sabtu (17/9), dua anak korban yang satu diketahui sedang bekerja dan satu lagi sedang sekolah," ungkap Kapolres Karimun melalui Kapolsek Kundur, AKP Buana Harefa, Minggu (18/9/2022).

Hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi mengungkap jika penyebab kebakaran tersebut disebabkan korsleting listrik pada bagian plafon rumah.

"Penyebab kebakaran karena arus pendek listrik, api dari plafon rumah hingga menyambar ke bagian yang mudah terbakar," ujarnya.

Baca juga: Kebakaran Pos Wanra di Batam, Saksi Sebut Api Muncul dari Sofa Dalam Ruangan

Dari kejadian tersebut, kerugian material korban di tafsir senilai Rp 60 juta.(TRIBUNBATAM.id/Yeni Hartati)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved