Breaking News:

Tiga Lokasi Penerapan ETLE di Batam, Hari Ini Uji Coba Tilang Elektronik Dimulai

Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Tri Yulianto sebut saat ini masih uji coba ETLE di Batam. Setelah 30 hari, baru polisi melakukan penindakan.

Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Argianto
Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Tri Yulianto menjelaskan terkait penerapan ETLE di Batam. Uji cobanya dimulai hari ini Kamis (22/9/2022) bertepatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Electronic Traffic Law Enforcement atau ETLE resmi diberlakukan di Kota Batam.

Penerapan tilang elektronik di Batam ini dimulai sejak Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melaunching-nya secara virtual, Kamis (22/9/2022) siang.

Launching ETLE di Batam disejalankan dengan acara syukuran HUT ke-67 Lalu Lintas Bhayangkara di Gedung Lancang Kuning, Mapolda Kepri, Nongsa, Batam.

Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Tri Yulianto mengatakan, setelah ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) diluncurkan oleh Kapolri, sejak saat itu pula alat ETLE dioperasikan.

“Terhitung dari hari ini sampai dengan tiga puluh hari ke depan masih dalam tahap uji coba dan setelah tiga puluh hari, baru kita terapkan penindakannya,” ujar Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Tri Yulianto.

Terkait denda yang dibayarkan, bagi pengguna jalan yang melanggar nantinya akan diterapkan denda maksimal. Namun untuk besarannya tergantung dari pihak pengadilan yang memutuskan.

Baca juga: Warga Batam Bersiap, Polda Kepri Bakal Terapkan ETLE Kamis 22 September 2022

“Untuk titik penerapannya ada tiga titik penerapan ETLE di Batam. Yang pertama berada di Jalan Raja Isa, Jalan Ahmad Yani dan Jalan Brigjen Katamso,” tutur Dirlantas Polda Kepri itu.

Selain itu, ada terobosan yang dilakukan pihaknya dalam rangka HUT Lalu Lintas Bhayangkara tahun ini.

Baca juga: CATAT Ini Bentuk Pelanggaran Lalu Lintas Dipotret Kamera ETLE dan Cara Membayar Tilang Elektronik

Direktorat Lalu Lintas Polda Kepri bekerja sama dengan Imigrasi Batam telah membuat satu terobosan yaitu Model Kolaborasi dengan bentuk penindakan lalu lintas yang dilakukan oleh Warga Negara Asing ketika WNA tersebut melakukan aktivitas di jalan di wilayah hukum Polda Kepri.

"Terobosan ini kita terapkan di Batam dulu dan nantinya akan berjenjang di kota-kota yang lain," katanya..

(TRIBUNBATAM.id/bereslumbantobing)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved