TRAGEDI KANJURUHAN

Panglima TNI Andika Perkasa Marah, Minta Rekaman Anggotanya yang Lakukan Kekerasan di Kanjuruhan

Panglima TNI meminta masyarakat, tentunya Aremania, yang memiliki rekaman video suasana di stadion Kanjuruhan yang menunjukkan kekerasan yang dilakuka

Editor: Eko Setiawan
(Tangkapan layar YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa)
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa 

Andika juga mengatakan pihaknya telah melakukan investigasi sejak Minggu (2/10/2022) sore kemarin.

"Kita sudah sejak kemarin sore melakukan investigasi sekaligus kita lanjutkan dengan proses hukum. Karena apa? Karena memang yang viral itu, itu kan sangat jelas tindakan di luar kewenangan. Jadi kalau KUHPM Pasal 126 sudah kena, belum lagi KUHP-nya," kata Andika.

"Jadi kita tidak akan mengarah pada disiplin, tidak. Tetapi pidana. Karena memang itu sudah sangat berlebihan," kata Andika.

Andika mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan investigasi dan pemeriksaan terkait jumlah dan asal satuan personel yang diduga terlibat.

Dia berjanji akan segera merampungkan investigasi tersebut secepatnya.

"Ya, kita satuan akan telusuri dulu. Biarkan kami tuntaskan sampai dengan besok sore. Kita janji," kata Andika.

Untuk diketahui, beberapa video terkait peristiwa Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 125 orang itu menunjukkan kekerasan yang dilakukan aparat penegak hukum di lapangan menjadi viral .

Beberapa video peristiwa pasca laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya pada Sabtu (1/10/2022) itu menunjukkan petugas yang memukul dan menendang Aremania yang turun ke lapangan.

Ada video yang menunjukkan bagaimana petugas memukul Aremania yang masuk ke dalam lapangan dengan menggunakan tongkat kayu perlengkapan mereka.

Bahkan terlihat ada sosok Aremania yang sudah tergeletak tak berdaya di lapangan masih diberi pukulan tongkat.

Satu lagi video yang menjadi viral, adalah aksi tendangan kungfu yang dilakukan seorang petugas berseragam pada suporter yang berada di lapangan.

Terlihat sosok aparat yang tidak membawa perlengkapan anti huru hara (tanpa membawa tongkat kayu dan perisai) menendang suporter belia dari belakang.

Diduga sosok petugas yang sama itu juga menendang suporter lain yang berada di sekitar sudut lapangan hingga terjatuh menabrak papan e-board (papan iklan digital di samping lapangan).

Bahkan foto tangkap layar aksi tendangan kungfu itu menyebar ke media sosial.

 

Artikel ini telah tayang di SuryaMalang.com dengan judul Panglima TNI Minta Aremania Kirim Video Kekerasan Oknum di Tragedi Kanjuruhan : Itu Pidana !

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved