Breaking News:

WISATA ANAMBAS

Masuk Daftar Desa Kreatif, Wisata Pulau Pangeran Desa Belibak Anambas Terus Berbenah

Wisata Pulau Pangeran terletak di Desa Belibak, Palmatak, Anambas. Wisata Pulau Pangeran ini masuk dalam daftar 10 desa kreatif di Indonesia

tribunbatam.id/istimewa
Pengunjung saat bermain di kolam renang air asin di wisata Pulau Pangeran, Desa Belibak, Kabupaten Kepulauan Anambas, belum lama ini 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Keragaman destinasi wisata bahari Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau yang menawan tak perlu diragukan lagi.

Gugusan pulau-pulau hijau dengan indahnya pemandangan laut gradiasi hijau dan biru pantainya, begitu memanjakan mata dan menenangkan jiwa bagi penikmatnya.

Tak sedikit pula wisatawan lokal bahkan mancanegara berkunjung ke Anambas untuk stay cation atau berlibur.

Mereka biasanya menikmati liburan akhir pekan hingga hari besar dengan melakukan sejumlah kegiatan bersama pasangan, teman dan keluarga.

Satu dari sekian wisata bahari yang cukup ternama di Anambas ialah Wisata Pulau Pangeran.

Wisata Pulau Pangeran sendiri terletak di Desa Belibak, Kecamatan Palmatak, Kabupaten Anambas, Provinsi Kepulauan Riau.

Baca juga: Pantai Selantak Destinasi Wisata Anambas Dekat Pusat Kota Tarempa

Akses menuju Wisata Pulau Pangeran pun cukup mudah, lantaran lokasinya berada di sekitar rumah warga.

Untuk menuju ke lokasi, wisatawan dapat menaiki transportasi laut speed boat dan juga pompong dengan biaya Rp 100 ribu sudah termasuk pulang pergi.

Diketahui pula, Wisata Pulau Pangeran ini masuk dalam daftar 10 desa kreatif di Indonesia.

Penghargaan ini diberikan langsung oleh Asosiasi Desa Kreatif Indonesia (ADKI).

Dalam penghargaan itu, Desa Belibak menempati urutan ketiga dari 10 desa kreatif di Indonesia.

Hal itu pun mendorong Pemerintah Desa Belibak untuk terus melakukan pengembangan di sektor wisata khususnya Pulau Pangeran.

Kepala Desa Belibak, Marzuki mengatakan, di tahun 2022 ini pihaknya telah menginisiasi untuk membangun taman kolam renang wisata Pulau Pangeran.

Pembangunan taman itu telah melewati proses koordinasi bersama sejumlah pihak seperti KKP, pemerintah daerah, Inspektorat, Kejaksaan hingga masyarakat desa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved