Jumat, 29 Mei 2026

KESEHATAN

Kenali Sebelum Terlambat 4 Gejala Diabetes di Jari dan Kuku Tangan

Penyebab diabetes bisa bervariasi sesuai dengan jenisnya, tetapi yang pasti penyakit berbahaya ini muncul karena kelebihan gula dalam darah.

Tayang:
Grid.id
Ilustrasi - Penyebab diabetes bisa bervariasi sesuai dengan jenisnya, tetapi yang pasti penyakit berbahaya ini muncul karena kelebihan gula dalam darah. 

TRIBUNBATAM.id - Penyakit apa pun bisa menyerang kita, yang datang dari apa yang kita konsumsi dan gaya hidup sehari-hari.

Salah satu penyakit yang perlu diwaspadai adalah diabetes, yang kadang tak terlihat tetapi bila sudah muncul akan sulit ditangani.

Tak salah juga bila penyakit diabetes kerap disebut sebagai silent killer, karena ia bisa membunuh penderitanya diam-diam.

Banyak dari kita mungkin tidak menyadari sudah ada potensi diabetes dalam tubuh.

Tetapi karena tak adanya gejala, banyak orang cuek dan lalai menjaga gaya hidup sehat.

Dirangkum dari Mayo Clinic, penyebab diabetes bervariasi sesuai dengan jenisnya, tetapi yang pasti penyakit berbahaya ini muncul karena kelebihan gula dalam darah.

Namun beberapa gejala diabetes yang umum dirasakan penderita, salah satunya muncul di jari hingga kuku tangan.

Seperti dikutip dari The Sun, para ahli menyebutkan gejala diabetes tipe 2 bisa diwaspadai melalui perubahan kondisi di jari dan kuku tangan.

Baca juga: 8 Makanan Ini Efektif Turunkan Gula Darah Tinggi bagi Penderita Diabetes

Baca juga: 3 Jenis Yogurt yang Aman dan Baik untuk Penderita Diabetes, Jadi Alternatif Camilan Sehat

1. Jari terkunci

Studi terbaru menemukan bahwa penderita diabetes tipe 1 dan tipe 2 lebih mungkin mengalami jari terkunci atau dikenal sebagai trigger finger.

Trigger finger terjadi ketika jari berada di posisi bengkok dan sulit untuk diluruskan.

Biasanya sering terjadi di jari manis dan ibu jari.

Jika kondisinya menyakitkan, dapat diobati dengan suntikan kortison.

Namun, di beberapa kasus bisa juga memerlukan pembedahan.

Para ahli di Universitas Lund menemukan bahwa gejala ini meningkat dalam kasus penderita gula darah tinggi.

Sumber: Kontan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved