SIDANG FERDY SAMBO
Jaksa Minta AKBP Ari Cahya Nugraha Berkata Jujur saat Sidang di PN Jaksel
Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) hingga majelis hakim sempat meminta AKBP Ari Cahya Nugraha berkata jujur saat sidang obstruction of justice di PN Jaksel
JAKARTA, TRIBUNBATAM.id - AKBP Ari Cahya Nugraha alias Acay sempat melihat jasad Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J sudah tergeletak di rumah Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Kesaksian AKBP Ari Cahya Nugraha yang pernah menjabat sebagai Kanit I Subdit III Direktorat Tindak Pidana Umum atau Dittipidum Bareskrim Mabes Polri itu terungkap saat menjadi saksi kasus perintangan penyidikan atau obstruction of justice kasus pembunuhan berencana Brigadir J dengan terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria.
AKBP Ari Cahya Nugraha dalam sidang perintangan penyidikan kasus pembunuhan berencana Brigadir J mengaku sempat ditelepon oleh Ferdy Sambo sebelum keberangkatannya ke Bali.
Hanya saja Ari mengaku Ferdy Sambo tidak menjelaskan apa-apa.
Ferdy Sambo hanya memintanya datang ke rumahnya.
Baca juga: Sidang Perintangan Penyidikan Pembunuhan Brigadir J, Hakim Larang Ambil Audio LAGI
"Kami tidak langsung sampai di sana. Sempat ke rumah lain dengan AKP Irfan di Jalan Bangka. Tapi tidak ada aktivitas sama sekali," ucapnya dalam sidang lanjutan kasus perintangan penyidikan di PN Jaksel, Kamis (27/10/2022).
Mereka pun kemudian mencoba menghubungi sopir Ferdy Sambo bernama Daden untuk menanyakan keberadaan Ferdy Sambo.
Panggilan telepon pertama tidak diangkat.
Hingga sekira lima menit kemudian, yang bersangkutan meneleponnya.
Saat itu ia menjelaskan jika Ferdy Sambo sedang berada di Duren Tiga.
"Saat itu saya menghadap Beliau melalui pintu garasi. Ada Beliau sedang sendiri. Posisi sedang merokok. Kami sempat ketemu, wajahnya muka merah dan tegang. Beliau mengajak ke dalam melalui dapur," ungkapnya.
Saat itu, AKBP Ari Cahya Nugraha alias Acay melihat seseorang yang tergeletak dari paha sampai kaki dekat tangga.
Baca juga: Keluarga Brigadir J Bakal Jadi Saksi di Sidang Ferdy Sambo dan Istrinya Selasa Depan
Dari penjelasan Ferdy Sambo, Ari Cahya mendapat informasi jika jasad yang tergeletak itu ialah Nofriansyah Yosua Hurtabarat.
Ferdy Sambo menyebut kepada Ari Cahya jika ia sudah kurang ajar melecehkan ibu, dalam hal ini Putri Candrawathi.
Tim Jaksa Penuntut Umum atau JPU pun kemudian mencecarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/AKBP-Ari-Cahya-Nugraha-saksi-di-PN-Jaksel-kasus-obstruction-of-justice.jpg)