Breaking News:

PEMKAB KARIMUN

Kajati Kepri Gerry Yasid Kunker ke Karimun, Sosialisasi Soal Restorative Justice

Kunjungan Kajati Kepri Gerry Yasid ke Karimun, dalam rangka silaturahmi dan ramah tamah sosialisasi perkara restorative justice di Kundur,Rabu (10/11)

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Pemberian tepuk tepung tawar oleh Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim kepada Kajati Kepri Gerry Yasid, sebagai tradisi adat melayu Bumi Berazam Kabupaten Karimun, Kamis (10/11/2022) 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim menerima kunjungan Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kepri), Gerry Yasid.

Kunjungan Kajati Kepri itu ke Karimun, dalam rangka silaturahmi dan ramah tamah sosialisasi perkara restorative justice di Kundur, Rabu (9/11/2022).

Pemerintah Kabupaten Karimun menyambut kedatangan Kajati Kepri dan rombongan dengan ketukan kompang dan pemakaian tanjak.

Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri, Gerry Yasid mengatakan, tujuan sosialisasi ini guna memberikan pemaparan terkait hukum dengan persepsi masyarakat.

"Masyarakat menilai bahwa hukum lancip ke bawah dan tumpul di atas. Padahal hakikatnya suatu perkara yang layak dapat dilimpahkan ke pengadilan dengan restorative justice," ujarnya.

Hal ini sejalan dengan kebijakan hukum yang harus real sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Pidana(KUHP).

Gerry menambahkan, fungsi restorative justice yakni memangkas proses hukum terhadap kasus dengan kriteria rendah, sehingga diselesaikan tanpa berproses pada jalur hukum di persidangan.

Baca juga: Warga Karimun Keluhkan Air Berubah Keruh, Perumda Tirta Mulia Bereaksi

"Cara ini yang dapat dilakukan jika tidak adanya penolakan dari masyarakat terhadap penyelesaian kasus, sehingga perdamaian kedua pihak dapat terwujud," ujarnya.

Proses penyelesaian kasus melalui jalur alternatif keadilan restoratif atau bisa disebut dengan restorative justice harus memenuhi beberapa kriteria yang telah ditetapkan.

Di antaranya, penegakan hukum dengan cara ini untuk kasus dengan ancaman hukuman di bawah lima tahun dan baru kali pertama melakukan perbuatan tindak pidana atau bukan residivis.

Sementara itu, Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim mengucapkan terimakasih kepada Kajati Kepri beserta rombongan yang telah bersilaturahmi dan ramah tamah ke Karimun.

"Kami sangat senang, kehadiran bapak tentunya dapat memberikan arahan. Kami pemerintah dan masyarakat dalam hal ini tentunya mendukung program-program yang dicanangkan oleh kejaksaan." ujar Anwar Hasyim.

Anwar Hasyim berharap, dengan sosialisasi ini dapat memberikan arahan dan motivasi dalam memahami perkara restorative justice secara kekeluargaan.

Baca juga: Atlet Barongsai Karimun Sapu Bersih Medali Emas Porprov Kepri V 2022 Bintan

"Dengan sosialisasi restrorative justice, masyarakat dapat memahami stigma negatif terkait hukuman yang bisa diselesaikan secara perdamaian," ujarnya.

Di akhir kegiatan, pihaknya juga memberikan sembako gratis kepada masyarakat Kundur Karimun. (TRIBUNBATAM.id / Yeni Hartati)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved