Selasa, 14 April 2026

Dekat Singapura, Batam Disebut Menkes Banyak Kasus Covid-19 Subvarian XBB

Batam dekat Singapura jadi alasan Menkes kasus covid-19 subvarian XBB banyak di kota Provinsi Kepri itu.

Tribunnews.com
Menteri Kesehatan atau Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut kasus subvarian Omicron XBB paling banyak di Batam karena lokasinya dekat dengan Singapura 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kota Batam Provinsi Kepri yang dekat dengan Singapura menjadi perhatian Menteri Kesehatan atau Menjes Budi Gunadi Sadikin terkait subavarian baru Omicron XBB.

Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut jika kasus subvarian baru Omicron XBB paling banyak ditemukan di Batam yang dekat dengan Singapura.

Menurut Menkes Budi Gunadi Sadikin, subavarian baru Omicron XB itu lebih cepat menyebar di Batam karena letak kota di Provinsi Kepri itu yang berdekatan dengan Singapura.

Subvarian baru Omicron, XBB, sudah mendominasi di Indonesia sejak tiga minggu terakhir.

Hal ini dipengaruhi oleh penularannya yang lebih cepat dengan puncak kasus diperkirakan setara dengan BA.4 dan BA.5 yang menyebar pada Juli hingga Agustus 2022.

Baca juga: Kasus Covid-19 Omicron XBB Terdeteksi di Indonesia, Pasien Pertama Baru Pulang dari Lombok

Subvarian XBB memiliki penyebaran yang cepat, sebagaimana terjadi di Singapura.

Namun, penurunannya pun lebih cepat karena subvarian ini hampir sama dengan BA.4 dan BA.5.

Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 sendiri sempat menyebar pada Agustus 2022.

Subvarian BA.4 dan BA.5 berbeda dengan subvarian sebelumnya yang sempat membuat kasus Covid-19 memuncak di awal tahun 2022, yaitu BA.1 dan BA.2.

"XBB paling banyak di Batam karena dekat dari Singapura," kata Budi Gunadi saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (11/11/2022).

Ditemui terpisah, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Maxi Rein Rondonuwu mengatakan, saat ini varian XBB di Indonesia lebih mendominasi daripada varian XBB.1.

Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan Kemenkes, sebaran XBB di Batam mencapai angka 48 persen.

Baca juga: Virus Covid 19 Subvarian XBB Dipastikan Belum Terdeteksi di Indonesia

"Berdasarkan hasil penelusuran untuk lokasi di Batam ya, ada 48 persen. Jadi, lebih banyak di sana karena tempat keluar dan masuk atau transit," kata Maxi Rein.

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Batam sebelumnya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Upaya itu untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 varian XBB.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved