Dekat Singapura, Batam Disebut Menkes Banyak Kasus Covid-19 Subvarian XBB
Batam dekat Singapura jadi alasan Menkes kasus covid-19 subvarian XBB banyak di kota Provinsi Kepri itu.
Imbauan ini disampaikan Kepala Bidang Pengendalian Karantina dan Survailance Epidemiologi KKP Batam dr. Romer Simanungkalit.
"Memang Covid-19 varian XBB tidak perlu dikhawatirkan berlebihan, tapi juga tidak boleh disepelekan. Artinya hal ini tidak hanya berlaku di pelabuhan saja tapi juga kembali kita terapkan protokol kesehatannya secara personal dengan penggunaan masker, mencuci tangan, dan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) itu tetap kita jaga," ujar dr Romer.
Ia mengakui, Batam merupakan salah satu pintu masuk bagi wisatawan mancanegara dari Singapura.
Baca juga: Konjen Singapura Bantah Ada Ledakkan Kasus Covid-19 Varian Strain XBB
Kondisi ini membuat pihaknya bersikap responsif terhadap pemantauan aktivitas masuk dan keluar pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) di daerah setempat.
"Sudah 3 minggu lebih Singapura merilis memang ada peningkatan kasus yang sangat signifikan terkait kasus Covid-19 XBB di Singapura," tuturnya.
Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam hingga pemangku kebijakan lainnya untuk kembali mengampayekan penerapan protokol kesehatan.
"Jadi untuk saat ini, masyarakat harus menerapkan protokol kesehatan kembali. Kewaspadaan diri itu yang sangat di perlukan," ujarnya.(TribunBatam.id/Roma Uly Sianturi) (Kompas.com/Irfan Kamil)
Sumber: Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/saat-menkes-budi-gunadi-bicara-kapan-pandemi-covid-19-berakhir.jpg)