Breaking News:

BATAM TERKINI

HIMNI Fasilitasi 300 Warga Nias di Kepri Dapat Jaminan BPJS Ketenagakerjaan

Ketua HIMNI Kepri Utusan Sarumaha sebut, 300 warga Nias di Kepri yang difasilitasi jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan ini paling banyak di Batam

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi
Pembukaan Rakerda Himpunan Masyarakat Nias Indonesia atau HIMNI Kepri di HARRIS Hotel Batam Center, Sabtu (26/11/2022). Saat kegiatan itu diberikan secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk 300 warga Nias di Kepri 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sebanyak 300 warga Nias di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mendapat jaminan BPJS ketenagakerjaan informal secara gratis.

Iuran BPJS ketenagakerjaan ini akan dibayar oleh Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) Provinsi Kepri selama satu tahun ke depan.

Ada dua jaminan yang dapat dirasakan, yaitu jaminan kecelakaan dan kematian. Untuk iuran perbulannya Rp 16.800.

Secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tersebut diserahkan saat HIMNI Provinsi Kepri menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda).

"Kita sudah daftarkan kepada BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan apabila terjadi sesuatu hal," ujar Ketua DPD HIMNI Kepri, Utusan Sarumaha di HARRIS Hotel Batam Center, Sabtu (26/11/2022) sore.

Ia mengatakan, pembayaran BPJS Ketenagakerjaan ini dimulai dari 1 Desember 2022 hingga 1 November 2023 mendatang.

Baca juga: Marion Ingin Pembangunan Rumah Gadang di Batam Bisa Terwujud Setelah Jadi Ketua IKSB

Adapun 300 orang yang mendapat jaminan BPJS Naker ini memang sengaja dipilih orang-orang yang tidak mampu membayar iuran BPJS dan belum punya BPJS Ketenagakerjaan secara formal.

"Kuota 300 ini, kita bagi seluruh Kepri, untuk Batam 200 selebihnya di DPC Tanjungpinang dan Karimun," kata Utusan.

HIMNI Kepri sengaja membuat program ini apabila terjadi sesuatu hal, tidak lagi menjadi beban organisasi, DPD HIMNI ataupun pengurus-pengurus DPC, tetapi bisa menjadi beban pemerintah.

"Sekaligus kita mendukung program pemerintah pusat ataupun daerah," katanya.

Selain itu, dalam Rakerda ini HIMNI Kepri juga turut menghadirkan perwakilan BPJS kesehatan. Lantaran bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.

Baca juga: Polisi Perketat Pengawasan Barang Bawaan Penumpang di Pelabuhan Batu Ampar Batam

"Kami juga menghadirkan Kepala Dinas Kependudukan agar masyarakat Nias di Kepri tertib administrasi kependudukan," tutur pria yang juga menjabat Anggota Komisi I DPRD Batam ini.

Dalam rakerda ini juga membahas kegiatan primer. Kegiatan primer yaitu membahas terkait dengan agenda-agenda organisasi di masa depan, kemudian peningkatan pelayanan HIMNI Kepri kepada masyarakat, pembahasan terkait sumber keuangan organisasi dan penetapan jadwal Musda HIMNI Kepri ke depan.

"HIMNI tidak semakin redup tetapi semakin terang. Menjadi wadah pemersatu dan aspirasi masyarakat. Terang dalam melayani," kata Utusan.

Ia menambahkan ke depan, pihaknya akan menambah DPC di wilayah Kepri yang belum terjangkau. Di antaranya Lingga, Anambas dan Natuna.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Menengah (DKUM) Batam, Suleman Nababan, anggota DPD RI daerah pemilihan (dapil) Kepri, Haripinto Tanuwidjaja, Ketua Komisi I DPRD Batam, Lik Khai, beberapa anggota dewan lainnya, Budi Mardianto, Tan A Tie dan Siti Nurlailah. (TRIBUNBATAM.id / Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved