Breaking News:

IDI Tolak RUU Kesehatan, Kemenkes Larang Dokter dan Pegawai Ikut Demo

Kemenkes menerbitkan surat edaran yang melarang dokter dan pegawai mengikuti demo seruan IDI menolak RUU Kesehatan hari ini.

Istimewa
Ilustrasi Ikatan Dokter Indonesia - Pengurus Besar atau PB IDI sebelumnya menyerukan dokter dan tenaga kesehatan ikut dmeo menolak RUU kesehatan hari ini. Kemenkes mengeluarkan surat edaran yang melarang sejumlah tenaga kesehatan melarang mengikuti aksi itu. 

JAKARTA, TRIBUNBATAM.id - Kementerian Kesehatan ( Kemenkes) menerbitkan surat edaran yang ditujukan oleh dokter dan tenaga kesehatan.

Edaran yang dikeluarkan Kemenkes untuk dokter dan tenaga kesehatan ini menyusul adanya seruan aksi damai menolak RUU Kesehatan Omnibus Law di depan Gedung DPR RI hari ini.

Surat edaran Kemenkes dengan nomor UM.01.05/I.2/17473/2022 ini ditanda tangani Sekretaris Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, Azhar Jaya merespons seruan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia atau PB IDI yang menolak RUU Kesehatan (Omnibus Law).

Kemenkes Republik Indonesia mengingatkan agar dokter dan sejumlah tenaga kesehatan agar tidak meninggalkan tugas memberikan layanan pada jam kerja tanpa alasan sah dan izin dari pimpinan.

“Pegawai aparatur sipil negara dan pegawai non aparatur sipil negara khususnya dokter pada unit pelaksana teknis tidak diperkenankan meninggalkan tugas memberikan pelayanan pada jam kerja,” sebagaimana Kompas.com kutip dari surat edaran tersebut.

Baca juga: Nakes Lingga Dinobatkan Nakes Teladan Inovatif di Anugerah Nakes KEMENKES RI 2022

Ia mengingatkan agar dokter mengedepankan pelayanan kepada pasien pada fasilitas pelayanan kesehatan.

Azhar Jaya juga mengingatkan pimpinan satuan kerja unit pelaksana menegakkan disiplin pegawai.

Hal ini sebagaimana ditentukan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021.

Tidak hanya itu, Kemenkes juga mengancam akan menjatuhkan sanksi disiplin kepada dokter yang meninggalkan pelayanan dan mengikuti aksi damai.

“Bagi pimpinan unit pelaksana teknis dan dokter yang meninggalkan pelayanan untuk mengikuti aksi damai akan dikenakan aturan disiplin,” demikian bunyi poin keempat surat edaran tersebut.

Sebelumnya, PB IDI menyerukan aksi damai menolak RUU KEsehatan Omnibus Law di depan Gedung DPR RI hari ini.

Baca juga: VIRAL di Medsos Daftar 102 Obat Dilarang Beredar, Kemenkes Buka Suara

Aksi ini diikuti oleh lima organisasi profesi yakni, IDI, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Persatuan Perawat Indonesia (PPNI), dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI).

Pengurus Besar IDI juga mengimbau Ketua IDI Wilayah, Cabang, dan Perhimpunan seluruh Indonesia agar melaksanakan aksi serentak di gedung DPRD di masing-masing.

Ketua IDI Cabang Kudus, Ahmad Syaifuddin, mengatakan, IDI beserta organisasi profesi Kesehatan mendukung perbaikan sistem kesehatan nasional alih-alih mendukung penghapusan UU profesi yang ada dalam RUU Kesehatan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved