KECANTIKAN
Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Jerawat pada Masa Pubertas
Munculnya jerawat saat masa pubertas merupakan kondisi yang tergolong wajar dan normal. Problem kulit satu ini biasanya disebabkan oleh hormon berubah
TRIBUNBATAM.id - Munculnya jerawat saat masa pubertas merupakan kondisi yang tergolong wajar dan normal.
Problem kulit satu ini biasanya disebabkan oleh perubahan hormonal yang tidak stabil.
Bagi remaja, jerawat yang muncul saat masa puber ini tentu bisa bikin minder.
Apabila kamu salah satu yang sedang mengalaminya, ketahui penyebab dan cara mencegah jerawat pada masa pubertas berikut ini.
Merujuk dari TeensHealth, jerawat puber memang sulit dicegah tapi kondisi tersebut dapat dikendalikan supaya tidak semakin parah dan jumlahnya tidak banyak.
Kemunculan jerawat saat fase pubertas rata-rata terjadi sekitar umur 12 tahun, baik itu pada laki-laki maupun perempuan.
Baca juga: Cara Medis Hilangkan Bekas Jerawat, 5 Bahan Alami Juga Bisa Dipakai
Baca juga: 4 Cara Aman Hilangkan Jerawat Batu Menurut Dokter Kulit
Penyebab jerawat pubertas
Penyebab paling umum terjadinya jerawat ketika masa pubertas yaitu peradangan pada pori-pori kulit yang terdiri atas folikel rambut dan kelenjar sebaceous.
Biasanya jerawat tersebut akan muncul di sekitar area wajah seperti pipi, dahi, dagu, atau bagian punggung, bahkan sampai dada.
Hal lain yang menyebabkan peradangan jerawat ini terkait adanya proses regenerasi kulit tidak normal, termasuk peningkatan produksi minyak dari kelenjar sebaceous.
Kemudian perubahan kadar hormon, serta pertumbuhan bakteri berlebihan yang tidak diatasi dengan cara tepat sehingga memperparah kondisi peradangan jerawat.
Sementara penyebab lainnya ada genetik, atau pemakaian skincare serta makeup kurang tepat dan menyumbat pori-pori.
Ciri-ciri jerawat pubertas
Ciri-ciri jerawat yang muncul saat pubertas dapat berbeda-beda pada setiap orang.
Baca juga: 5 Manfaat Minum Teh Hijau secara Rutin, Bisa Kurangi Jerawat dan Bikin Awet Muda
Baca juga: 5 Cara Aman Hilangkan Jerawat di Dada tanpa Bekas Menurut Ahli
Berikut jenis-jenisnya:
- Whitehead atau komedo putih berbintik-bintik dan pori-pori tertutup
- Blackheads atau komedo hitam dan pori-pori terbuka
- Nodul yaitu jerawat dengan bentuk benjolan besar, padat, serta nyeri pada bagian bawah kulit
- Papula yaitu jerawat dengan bentuk benjolan kecil berwarna merah serta lunak
- Pustula yaitu jerawat berukuran sedang atau agak besar dan mempunyai nanah di bagian ujungnya
- Lesi kistik yaitu jerawat benjol yang berisi nanah dan cukup menyakitkan kulit
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-jerawat-bintik-hitam-wajah.jpg)