Breaking News:

DISKOMINFO LINGGA

Wabup Lingga Apresiasi Upaya Desa Keton Budidayakan Tanaman Anggur

Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy mengapresiasi kreatifitas dan inovasi warga Desa Keton yakni dengan budidaya ketam dan perkebunan anggur.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Tri Indaryani
Pemkab Lingga
Wakil Bupati Lingga,Neko Wesha Pawelloy saat mengunjungi budidaya tanaman anggur di Desa Keton, Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Jumat (23/12/2022) 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy mengunjungi Desa Keton, Kecamatan Lingga Timur, Jumat (23/12/2022).

Kunjungannya saat itu meski diguyur hujan, untuk melihat beberapa program penguatan pangan di Desa Keton, seperti budidaya ketam dan perkebunan anggur yang mana hanya bisa hidup di daerah-daerah tertentu saja.

Menurut Neko, terobosan yang dilakukan oleh masyarakat dan Pemerintah Desa Keton ini, dengan menanam anggur harus di apresiasi, dan upayakan yang baik ditiru oleh desa-desa yang ade di Kabupaten Lingga.

“Dengan kreatifitas dan inovasi di bidang pertanian dan perikanan yang memang sudah kita miliki ini, tentu akan sangat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi, karena otomatis akan menjadi salah satu alternatif baru pendapatan dan mate pencaharian masyarakat sekitar,” kata Neko.

Neko berharap, inovasi-inovasi dalam mengembangkan potensi di desa ini, dapat terus tumbuh di Kabupaten Lingga, sehingga memberikan dampak ekonomi secara menyeluruh.

Baca juga: Wabup Lingga Lirik Wisata Sunset di Desa Sungai Buluh, Neko: Pantai yang Indah

Diketahui dengan modal awal Rp 56 juta dari sumber Dana Desa tahun 2022,  desa ini mengembangkan budidaya tanaman anggur.

Memanfaatkan potensi yang ada di desa keton mulai dari limbah sagu, kotoran hewan seperti kambing dan lembu, serta arang bakau dan batok kelapa.

Semua bahan tersebut di giling di campur dan dijadikan pupuk kompos. Ternyata bisa menjadikan tanaman anggur yang subur, dan buahnya pun gemuk-gemuk.

Kepala Desa Keton Kecamatan Lingga Timur, Maulana mengatakan, budidaya tanaman anggur ini merupakan bagian dari pemanfaatan mesin pupuk yang ada.

"Jika tanah yang di pakai untuk menanam anggur kualitasnya bagus maka bagus pula untuk tanaman lainnya,” kata Maulana beberapa waktu lalu.

"Kita sangat yakin budi daya tanaman ini kedepannya bisa menjadi pendapatan asli desa dan menjadi yang pertama di Lingga,” sambungnya.

Maulana menambahkan, bahwa tidak hanya buah anggur yang akan di jual melainkan pupuk kompos hasil olahan juga akan di jual.

“Bahkan kita juga menjual bibit anggur kualitas bagus dan bisa di tanam di daerah Kabupaten Lingga dengan suhu mencapai 30 derajat," tambahnya. (TRIBUNBATAM.id/Febriyuanda)

 

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved