Rabu, 22 April 2026

Cuaca Ekstrem, 356 Wisatawan Tertahan di Karimunjawa, 40 Warga Asing

Sebanyak 356 wisatawan tertahan di Karimunjawa akibat cuaca ekstrem sejak Jumat (23/12/2022). Sebanyak 40 di antaranya merupakan WNA.

TribunBatam.id/Tangkap Layar Google Maps
Ilustrasi ratusan wisatawan tertahan di Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Provinsi Jateng. Sebanyak 356 wisatawan tertahan di pulau itu sejak Jumat (23/12/2022) akibat cuaca ekstrem. Puluhan di antaranya merupakan WNA. Foto gugusan Kepulauan Karimunjawa. 

Kapal penumpang milik Pelni, direncanakan tiba pukul 17.00 WIB di Karimunjawa, Selasa (27/12), empat hari lebih cepat dari jadwal semula.

"Namun sesuai permintaan Bupati Jepara, Kementerian Perhubungan melalui Direktur Jenderal Perhubungan Laut telah menugaskan Pelni untuk mempercepat kedatangan kapal Pelni ke Karimun Jawa," ucap Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Opik Taupik.

Baca juga: Kecelakaan Hari Ini di Pangandaran, Wisatawan Asal Bandung Jadi Korban

Sementara itu, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Jepara, Pelabuhan Jepara Agus Monang Leonard menerangkan, kondisi cuaca saat ini masih belum memungkinkan untuk aktivitas pelayaran.

Informasi terbaru kondisi cuaca 26-27 Desember 2022 di perairan Jepara dan Karimunjawa, kecepatan angin 15-25 knot. Untuk tinggi ombak berkisar antara 1,5-2,5 meter.

Namun untuk lautJawabagian tengah tinggi gelombang sekira 4 meter.

“Sesuai intruksi kantor pusat, kapal-kapal agar berlindung dan berhati-hati dalam bernavigasi dan mengutamakan keselamatan pelayaran,” kata Agus Monang Leonard kepada tribunmuria.com.

Menurut Agus Monang, kondisi cuaca di perairan yang buruk membuat empat kapal kini berlindung di timur Pulau Panjang.

Empat kapal itu terdiri tiga unit tugboat, satu kapal tanker dan satu kapal tongkang.

Baca juga: Dekat Singapura Malaysia, Sekdako Tanjungpinang Minta Perketat Pengawasan WNA

“Kapal itu berlindung sejak 22 Desember 2022 lalu,” sebutnya.

GANJAR Pranowo: Tenang, Semua Sudah Diurus

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo mengaku telah menghubungi PT Pelni (Pelayaran Nasional Indonesia) untuk membantu memulangkan ratusan wisatawan yang terjebak di Pulau Karimunjawa, Jepara, Jateng.

“Kami minta kapal dari Pelni untuk ke sana (Karimunjawa), tapi mereka (para wisatawan) kita minta tenang dulu karena sudah diurus, Pak Bupati (Jepara) sudah laporan ke kami,” kata Ganjar, dikutip dari TribunJateng.com, Senin (26/12/2022).

Sambil menunggu bantuan tiba, Ganjar meminta otoritas setempat menjamin kesehatan dan ketersediaan logistik bagi para wisatawan tersebut.

“Saya minta untuk dipastikan seluruh wisatawan yang di sana jangan sampai kekurangan logistik, pastikan kesehatannya, sambil menunggu (bantuan). Sampai hari ini semua masih baik-baik saja,” ujar Ganjar Pranowo.(TribunBatam.id) (TribunJateng.com/Muhammad Yunan Setiawan) (Kompas.com)

Sumber: TribunJateng.com, Kompas.com

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved