BATAM TERKINI
JADWAL Penerbangan Umrah Langsung dari Batam ke Madinah Tiap Senin
Calon jemaah umrah yang akan berangkat dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam, dijadwalkan terbang ke Madinah setiap Senin dan pulang tiap Rabu.
Penerbangan langsung umrah dari Batam menjadi embarkasi baru setelah Jakarta Soekarno-Hatta (CGK); Surabaya Juanda, Jawa Timur (SUB); Medan Kualanamu, Sumatera Utara (KNO); Makassar Sultan Hasanuddin, Sulawesi Selatan (UPG); Kertajati Majalengka, Jawa Barat (KJT); Padang - Minangkabau, Sumatera Barat (PDG) dan Banda Aceh, Aceh (BTJ).
"Lion Air mengucapkan terima kasih atas koordinasi dan dukungan dari regulator, pengelola bandar udara, pengatur lalu lintas udara, mitra perjalanan udara (tour and travel umrah), pihak terkait (otoritas bandar udara, kantor kesehatan pelabuhan, imigrasi, BMKG serta lembaga berwenang yang lain), kru pesawat, dan seluruh karyawan, semoga penyelenggaraan umrah berjalan lancar. Lion Air mengapresiasi bentuk kerjasama, sehingga memberikan nilai lebih kepada jamaah umrah dalam mempermudah perjalanan udara dari dan menuju Arab Saudi," ujar Danang.
Rute Batam ke Madinah dan Jeddah ke Batam dioperasikan pesawat Boeing 737. Pesawat ini berkapasitas 215 kursi kelas ekonomi mempunyai tata letak kursi (konfigurasi) 3-3 lorong tunggal (single aisle).
Setiap tamu (jamaah umrah) dapat merasakan terbang dengan nyaman karena setiap kursi berlapis kulit, sangat ergonomis dan dilengkapi sandaran kepala, dengan jarak antarkursi tergolong lega. Ruang penyimpanan barang di dalam kabin/di atas kursi atau kompartemen memiliki ukuran lebih besar.
Keuntungannya dapat mengakomodir barang bawaan sesuai dengan ketentuan yang boleh dibawa dan memudahkan penyususan.
Fitur lainnya, keleluasaan dapat dirasakan karena pesawat didesain dengan tampilan jendela tampak lebih besar dan bentuk dinding kabin bagian samping lebih luas.
Nuansa selama penerbangan dapat disesuaikan dan tetap terjaga dengan didukung Boeing Sky Interior.
Langit-langit berbentuk oval, sistem pencahayaan menghadirkan pilihan warna berbeda yang disesuaikan mood, seperti soft blue untuk menyambut saat boarding agar fresh, warna senja atau oranye (sunset) cocok untuk suasana santai, tenang serta merah kecoklatan yang menampilkan kelembutan.
Setiap jaamah dapat mengatur penerangan untuk membaca.
Tata penerangan lampu baca pada panel di atas tempat duduk lebih futuristik yang membantu selama membaca atau aktivitas lainnya, terutama saat lampu kabin dimatikan.
Selain itu, pola penataan lampu Light-Emitting Diode (LED) interior dan dinding samping sangat menarik, sehingga memberikan kesan lebih lapang.
Sistem sirkulasi udara juga terjaga baik. Seluruh armada Lion Air dilengkapi High Efficiency Particulate Air (HEPA) filter atau penyaringan partikel yang kuat.
HEPA filter membantu menjaga kebersihan udara di kabin dan menyaring lebih dari 99,9 persen jenis virus, kuman, serangga dan bakteri.
Udara di dalam kabin pesawat diperbarui setiap 2-3 menit, sehingga lebih segar. Siklus udara dari toilet (lavatory) dan dapur (galley) langsung dialirkan ke luar pesawat.
"Penerbangan tujuan Jeddah dan Madinah ini terlaksana setelah Lion Air memenuhi semua kualifikasi dan persyaratan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan otoritas penerbangan sipil Arab Saudi atau General Authority of Civil Aviation (GACA) termasuk audit keselamatan serta keamanan dari Federal Aviation Administration (Otoritas Penerbangan Federal Amerika Serikat) dan European Aviation Safety Agency (EASA) sebagai Badan Keselamatan Penerbangan Eropa," tambah Danang. (TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/umrah-tahap-pertama-dibuka-4-oktober-2020.jpg)