Selasa, 5 Mei 2026

KESEHATAN

Sama-sama Mematikan, Ini Gejala dan Perbedaan Serangan Jantung dan Henti Jantung

Kondisi kesehatan yang berhubungan dengan jantung biasanya sangat serius, seperti serangan jantung dan henti jantung yang bisa cepat merenggut nyawa

Tayang:
Kompas.com
Ilustrasi - Kondisi kesehatan yang berhubungan dengan jantung biasanya sangat serius, seperti serangan jantung dan henti jantung yang bisa cepat merenggut nyawa 

TRIBUNBATAM.id - Jatung yang berperan sangat vital harus dijaga kesehatannya dan mengetahui penyakit yang berhubungan dengannya.

Sebab, kondisi kesehatan yang berhubungan dengan jantung biasanya sangat serius, seperti serangan jantung dan henti jantung.

Orang yang mengalami kedua kondisi tersebut nyawanya hanya bisa bertahan hitungan menit jika tidak ditangani dengan baik oleh ahli.

Dua penyakit tersebut, serangan jantung dan henti jantung, walau punya sama-sama berbahaya dan menyerang jantung ternyata berbeda.

Penyebab dan gejala dari keduanya juga berbeda, dan sebaiknya diketahui untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Untuk lebih jelasnya di bawah ini adalah uraian tentang perbedaan dua kondisi kesehatan yang sangat berbahaya tersebut.

Penyebab

Serangan jantung disebabkan oleh penyumbatan arteri yang menghambat penyaluran aliran darah yang kaya akan oksigen ke seluruh bagian jantung.

Jantung masih akan memompa darah ke seluruh tubuh, namun bagian jantung yang kena dampak dari penyumbatan arteri lama-kelamaan akan berhenti bekerja.

Baca juga: Apa Itu Henti Jantung? Simak Gejala dan Penyebabnya yang Bisa Merenggut Nyawa

Baca juga: Cegah Kanker hingga Penyakit Jantung, Ini dia 7 Manfaat Luar Biasa Daun Kemangi

Sedangkan henti jantung adalah kondisi yang biasanya terjadi secara tiba-tiba karena jantung berhenti bekerja untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Kondisi ini terjadi ketika terdapat kelainan pada sistem konduksi jantung yang mengatur ritme denyut jantung.

Beberapa organ tubuh yang memiliki peran penting, seperti otak dan paru-paru, tidak akan menerima asupan darah seperti biasa.

Akibatnya, seseorang akan kehilangan kesadaran dan tidak memiliki denyut nadi ketika mengalami henti jantung.

Henti jantung yang tidak segera ditangani bisa memicu terjadinya kerusakan otak hingga kematian ketika pertolongan pertama tidak segera diberikan.

Gejala

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved