Rabu, 6 Mei 2026

KESEHATAN

Apa Itu Henti Jantung? Simak Gejala dan Penyebabnya yang Bisa Merenggut Nyawa

Salah satu yang perlu diwaspadai dari jantung adalah terjadinya henti jantung, yang harus ditangani segera mungkin untuk menghindari kematian

Tayang:
FREEPIK.COM
Ilustrasi - Salah satu yang perlu diwaspadai dari jantung adalah terjadinya henti jantung, yang harus ditangani segera mungkin untuk menghindari kematian 

TRIBUNBATAM.id - Jantung sebagai organ sangat vital perlu dijaga kesehatannya.

Mengetahui pantangan dan tanda-tanda jatung tidak sehat meminimalisir kematian.

Salah satu yang perlu diwaspadai dari jantung adalah henti jantung, yang harus ditangani segera mungkin.

Ketika henti jantung terjadi, seseorang biasanya akan pingsan dan tidak bisa memberi respons apa pun.

Kondisi ini bisa terjadi mendadak sehingga sering disebut dengan henti jantung mendadak.

Adapun henti jantung terjadi ketika jantung berhenti berdetak atau berdetak terlalu cepat.

Henti jantung bisa datang secara tiba-tiba dan perlu segera ditangani untuk mencegah risiko kematian.

Dan sebelum seseorang pingsan gegara henti jantung, biasanya muncul beberapa gejala yang akan dirasakan, seperti nyeri dada, mual dan muntah serta napas pendek.

Baca juga: Penderita Diabetes, Coba 5 Menu Sarapan Sehat yang Baik untuk Kesehatan Ini

Baca juga: Sering Dikonsumsi, 3 Jenis Sayuran Ini Bawa Dampak Buruk Buat Kesehatan Ginjal

Penyebab henti jantung

Dilansir dari Healthline, henti jantung disebabkan oleh perubahan irama detak jantung yang membuatnya tidak beraturan atau aritmia.

Disarikan dari WebMD dan Cleveland Clinic, berikut adalah beberapa penyebab henti jantung:

  • Serambil dan bilik jantung berdetak tidak beraturan atau cepat
  • Kardiomiopati atau kelainan otot jantung
  • Konsumsi obat untuk kondisi medis yang lain, termasuk obat flu yang akan memengaruhi irama jantung pada beberapa orang
  • Serangan jantung
  • Gagal jantung
  • Penggunaan obat terlarang, seperti kokain
  • Penyakit jantung yang diturunkan, seperti sindrom Brugada Long QT
  • Syndrome yang akan membuat detak jantung cepat dan tidak beraturan
  • Penyakit atau cedera parah yang membuat tubuh kehilangan banyak darah
  • Olahraga dengan intensitas tinggi, khususnya pada individu yang memiliki riwayat penyakit jantung
  • Jumlah kalium dan magnesium yang terlalu tinggi di dalam tubuh
  • Perubahan pada struktur jantung, termasuk karena infeksi atau pembesaran jantung

Baca juga: 6 Cara Menjaga Kesehatan Ginjal, Salah Satunya Berhenti Merokok

Baca juga: Ternyata Bisa Jaga Imun, Ini 7 Khasiat Mengonsumsi Pepaya Bagi Kesehatan

.

.

.

(TRIBUNBATAM.id)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved