Sabtu, 18 April 2026

BERITA KRIMINAL

Perampokan Rumah Walikota Blitar, Polisi Ungkap Peran Samanhudi eks Kepala Daerah

Polisi menyebut eks kepala daerah, Samanhudi tak mendapat harta hasil perampokan rumah dinas Walikota Blitar pada 12 Desember 2022.

TribunBatam.id via Kompas.com/Achmad Faizal
Mantan Wali Kota Blitar Samanhudi (tengah) diperiksa di Polda Jatim, Jumat (27/1/2023). Polisi mengungkap peran eks kepala daerah itu dalam perampokan di rumah dinas Walikota Blitar pada 12 Desember 2022. 

Selama proses penangkapan tersebut, Lintar menyebut, tersangka menunjukkan sikap dan perilaku kooperatif.

Termasuk, sikap dan perilaku serupa juga ditunjukkan oleh beberapa teman-teman tersangka yang berada di lokasi penangkapan tersebut.

Sehingga, selama proses penangkapan tersebut, tidak menimbulkan resistensi atau perlawanan dari sejumlah pihak yang tak bertanggung jawab untuk menghalangi upaya penegakkan hukum pihak kepolisian.

Samanhudi Anwar diketahui baru saja keluar dari bui di Lapas Sragen, Senin (10/10/2022), usai menjalani hukuman atas kasus suap, sejak tahun 2018.

Mantan Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini ditangkap KPK pada Juli 2018 setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Tulungagung Syahri Mulyo.

Dirinya didakwa menerima suap Rp 1,5 miliar atas pembangunan gedung baru SMPN 3 Kota Blitar.

Samanhudi Anwar dikenal sebagai tokoh Nahdlatul Ulama (NU) seperti orang tuanya yang pernah menjadi Ketua Tanfidziyah NU.

Samanhudi pun pernah menjadi santri di Pondok Pesantren Kedungdung, Modung, Bangkalan, melansir Wikipedia.

Terkait jabatan sebagai Wali Kota Blitar, pria kelahiran 8 Oktober 1957 mengemban amanah tersebut sejak 17 Februari 2016.

Sebelumnya ia pernah menjabat sebagai wali kota Blitar pada periode 2010-2015, juga Ketua DPRD Kota Blitar.

GASAK Uang Tunai Rp 400 Juta

Perampokan di Blitar dimana Walikota Santoso dan istrinya yang menjadi korban sebelumnya menjadi atensi polisi.

Penyidik Polda Jatim menghimpun data sementara sejumlah barang yang hilang milik Walikota Santoso dan istri dalam perampokan di Blitar yang terjadi pada Senin (12/12/2022).

Dalam perampokan di Blitar itu, Walikota dan istri yang berada di rumah dinas Walikota Blitar di Jalan Sudanco Supriyadi diketahui sempat disekap.

Korban bahkan sempat diancam menggunakan senjata tajam (sajam) untuk menunjukkan lokasi penyimpanan barang berharga.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved