Minggu, 19 April 2026

BERITA KRIMINAL

Perampokan Rumah Walikota Blitar, Polisi Ungkap Peran Samanhudi eks Kepala Daerah

Polisi menyebut eks kepala daerah, Samanhudi tak mendapat harta hasil perampokan rumah dinas Walikota Blitar pada 12 Desember 2022.

TribunBatam.id via Kompas.com/Achmad Faizal
Mantan Wali Kota Blitar Samanhudi (tengah) diperiksa di Polda Jatim, Jumat (27/1/2023). Polisi mengungkap peran eks kepala daerah itu dalam perampokan di rumah dinas Walikota Blitar pada 12 Desember 2022. 

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan, para pelaku perampokan di Blitar yang diduga berjumlah lima orang mengambil sejumlah uang dan barang berharga milik Wali kota dan istri yang berada di dalam kamar rumah dinas.

Yakni, sebuah ponsel milik Walikota Blitar Santoso.

Kemudian, uang tunai sekitar Rp400 juta, milik Wali Kota Blitar.

Selanjutnya, ada juga perhiasan berupa kalung yang sedang dipakai di leher istri wali kota, dan jam tangan, dengan nilai kerugian ditaksir sekitar Rp15 juta.

"Para pelaku mengambil sejumlah uang dan barang berharga milik wali kota dan istri di lokasi (kamar pribadi)," ujar Dirmanto dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/12/2022).

Sementara itu, Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono menerangkan, insiden perampokan tersebut terjadi di dalam rumah dinas Wali Kota Blitar, sekira pukul 04.00 WIB, Senin (12/12/2022).

Komplotan perampok yang diperkirakan berjumlah lima orang tersebut, masuk ke dalam rumah dinas melalui pintu sisi barat dan langsung menyekap tiga orang anggota Satpol PP yang sedang berjaga di pos.

Setelah itu, para komplotan perampok tersebut masuk ke dalam rumah dinas dan menyekap Wali Kota bersama istri di kamar, lalu mencuri sejumlah uang tunai dan perhiasan.

"Pelaku sempat menyekap beliau (Wali Kota bersama istri) dan 3 penjaga. Tapi, kondisi Wali Kota dan istri saat ini baik-baik saja," katanya pada awak media di Kota Blitar.

Para komplotan perampok tersebut mengancam para korban untuk segera menunjukkan ruang penyimpanan harta benda yang terdapat di dalam rumah dinas.

Tak pelak, uang tunai sekitar Rp400 juta dan sejumlah benda berharga berupa perhiasan emas, berhasil dibawa kabur oleh komplotan perampok tersebut.

Baca juga: Sembunyi di Batam, Polisi Tangkap Satu Pelaku Perampokan di Pelantar II Tanjungpinang

"Beliau disekap dalam kondisi diancam pelaku untuk menunjukkan lokasi penyimpanan barang berharga di rumah dinas," ujar Argowiyono.

Kini, lanjut Argowiyono, tahapan penyelidikan lanjutan, olah TKP dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi sedang dilakukan oleh pihaknya dan dibantu oleh anggota Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim.

"Pelaku diperkirakan berjumlah 4-5 orang. Pelaku mengambil uang tunai dan sejumlah perhiasan," pungkasnya.(TribunBatam.id) (Tribunnews.com/Muhammad Renald Shiftanto/Garudea Prabawati)

Sumber: Tribunnews.com

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved