Minggu, 19 April 2026

BATAM TERKINI

Berulangkali Disurvei, Tapi Lokasi Longsor di Tanjung Buntung Batam Belum Diperbaiki

Walau sudah berulang kali disurvei tapi lokasi longsor di RT 07 RW 02 Kaveling Tanjung Buntung, Bengkong Batam belum juga diperbaiki.

Penulis: ronnye lodo laleng |
TRIBUNBATAM.id/Ronnye Lodo Laleng
Ketua RT 07 dan seorang warga saat berada di lokasi longsor di di kaveling Tanjung Buntung, RT 07 RW 02 Bengkong, Batam. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Warga RT 07 RW 02 Kaveling Tanjung Buntung, Bengkong, Batam hingga kini masih setia menunggu bantuan dari Pemerintah Kota Batam.

Itu pasalnya, longsor yang terjadi di wilayah RT 07 pada 1 Maret 2023 yang lalu hingga kini belum mendapat perhatian dari pemerintah, dalam hal ini perbaikan kembali.

Ketua RT 07 Anton mengatakan, pihaknya sudah berusaha mengajukan permohonan tersebut kepada pemerintah Kelurahan hingga Pemerintah Kota Batam.

"Pemerintah dalam hal ini dinas terkait sudah beberapa kali melakukan survei namun belum terealisasi," kata Anton, Selasa (28/3/2023).

Dari informasi yang dihimpun, adapun kendala lambatnya penanganan longsor tersebut adalah dana.

"Dana yang dibutuhkan paling tidak Rp 2 miliar. Mungkin dananya belum ada, kendati demikian kami tetap setia untuk menunggu," ujarnya.

Baca juga: HASIL Monitoring Pengendalian Inflasi, Harga Cabai Rawit dan Telur di Batam Naik

Dikatakannya, akibat kejadian itu setidaknya tiga rumah warga terancam rusak.

Dan jalan umum yang sering digunakan warga saat ini harus ditutup karena takut terjadi longsor lagi.

Dia berharap semoga Pemerintah Kota Batam segera merealisasikan bantuan dana untuk membuat batu miring di lokasi tersebut karena kasihan masyarakat.

Sebelumnya diberitakan, hujan lebat sepanjang hari  membuat tebing setinggi 15 meter di kaveling Tanjung Buntung, RT 07 RW 02 Bengkong, Batam mengalami longsor susulan, Jumat (3/3/2023).

Kejadian tersebut sempat membuat warga panik lantaran letaknya berada di depan rumah warga.

Tebing tersebut diketahui mulai mengalami longsor sedikit demi sedikit pada Rabu (1/3/2023) dan puncaknya pada hari ini.

Longsor ini merupakan kali kedua.

Pertama terjadi pada tahun 2013 yang lalu. Dan kembali di timbun menggunakan tanah dan ban mobil seadanya.

Ketua RT 7 Tanjung Buntung Anton mengatakan, mengisahkan detik-detik longsor tersebut.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved