BATAM TERKINI
Penjelasan Bea Cukai Batam Soal Peredaran Barang Seken Bebas ke Batam
Humas Bea Cukai Batam menjelaskan kondisi peredaran barang seken impor di Batam. Dia menyebut, sebagai penegak hukum, Bea Cukai akan bertindak.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Rizki Baidillah Humas Bea Cukai Batam mengungkapkan kondisi peredaran barang seken impor di Batam.
Saat RDP di DRPD Batam dengan Asosiasi Pedagang Seken Batam, Senin (17/4/2023), Rizki mengatakan, banyaknya barang seken di Batam selama ini, karena Bea Cukai berusaha untuk tutup mata terhadap barang bawaan penumpang yang datang dari lur negeri saat tiba di Pelabuhan internasional.
"Tetapi seiring berjalannya waktu, banyak laporan dari media dan juga LSM, dan inilah yang membuat presiden meminta agar melakukan penindakan," kata Rizki.
Dia juga mengakui mereka sebagai pejabat penegak hukum di daerah harus mengambil tindakan dan melakukan pengawasan di lapangan.
"Pada dasarnya kita juga sama dengan instansi lainnya, bekerja sesuai aturan yang ada," kata Rizki.
Dia mengatakan, sesuai Permendag nomor 40 tahun 2022 bahwa seluruh barang seken tidak bisa masuk ke Indonesia, selain bahan industri.
"Jadi dalam aturan tersebut dijelaskan dalam turunnannya, salah satunya baju seken," kata Rizki.
Dia juga mengatakan, berdasarkan Permendag dan juga adanya instruksi dari presiden mereka harus menindak masukkanya barang seken ke Indonesia khususnya Batam.
Asosiasi Pedagang Seken Batam Mengadu ke DPRD
Sementara itu, Imer Nainggolan, Sekretaris Asosiasi Pedagang Seken Batam (APSB) mengungkapkan saat ini anggota APSB di Batam sudah beranggotakan 3.000 orang.
Ribuan orang itu menggantungkan hidupnya dengan berjualan barang bekas yang diimpor dari Singapura.
Imer menceritakan, awalnya pedagang seken di Batam berangkat ke Singapura dan pulang bawa lima koper baju seken.
Namun, hal itu menimbulkan keributan di Pelabuhan.
Akhirnya, kawan-kawan coba menggunakan kontainer, tetapi malah ditangkap.
Saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kota Batam, Senin (17/4/2023), dia menjelaskan bahwa barang seken di Batam bukan hal baru bahkan sudah berjalan sejak lama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/17042023pedagang-seken-Batam.jpg)