Rabu, 29 April 2026

KESEHATAN

Mengenal Apa Itu Akantosis Nigrikans, Jadi Tanda Serangan Diabetes dan Kanker

Akantosis nigrikan bisa menjadi indikator diabetes tipe 2 dan menjadi tanda kanker, seperti limfoma dan kanker perut, usus besar dan hati

Tayang:
Youtube
Ilustrasi - Akantosis nigrikan bisa menjadi indikator diabetes tipe 2 dan menjadi tanda kanker, seperti limfoma dan kanker perut, usus besar dan hati 

TRIBUNBATAM.id - Ada banyak tanda-tanda diabetes yang bisa dikenali dari penderitanya.

Beberapa tanda bahkan sering dianggap tak berkaitan dengan diabetes, padahal kaitannya sangat erat.

Sebagai contoh leher seseorang yang menghitam dan terjadi lipatan-lipatan kering, tebal, kasar dan memiliki tekstur seperti beludru. 

Kondisi tersebut dalam dunia kedokteran di sebut akantosis nigrikans, yang bisa terjadi di area leher, pangkal paha, siku dan ketiak.

Selain indikator diabetes tipe 2, akantosis nigrikan juga bisa menjadi tanda kanker, seperti limfoma dan kanker perut, usus besar dan hati walau hal ini jarang terjadi.

Untuk menghilangkan area gelap di kulit ini, Anda perlu berfokus mengatasi kondisi mendasar yang menyebabkannya.

Jika Anda kelebihan berat badan, ahli kesehatan mungkin menyarankan Anda untuk melakukan diet penurunan berat badan.

Baca juga: 5 Makanan Berbuka Puasa untuk Penderita Diabetes

Baca juga: Bukan Cuma Menahan Hawa Nafsu, Ini Manfaat Puasa Ramadhan untuk Pasien Diabetes

Mereka mungkin juga meresepkan obat untuk membantu mengontrol glukosa darah Anda.

Jika kondisi tersebut terjadi karena obat atau suplemen, dokter Anda mungkin menyarankan agar Anda menghentikannya atau merekomendasikan penggantinya.

Area gelap di kulit tersebut biasanya akan memudar ketika Anda menemukan penyebabnya dan mengendalikannya.

Dilansir dari American Academy of Dermatology Association, munculnya bercak gelap bertekstur beludru menjadi tanda dalam darah ada banyak insulin menumpuk, sehingga tubuh resisten terhadap hormon tersebut.

Kelebihan insulin menyebabkan sel-sel kulit bereproduksi dengan kecepatan tinggi.

Bagi orang dengan kulit yang memiliki lebih banyak pigmen, sel-sel kulit baru yang muncul biasanya memiliki lebih banyak melanin.

Peningkatan melanin ini menghasilkan bercak kulit yang lebih gelap dari kulit di sekitarnya.

Insulin adalah hormon yang dikeluarkan oleh pankreas agar tubuh bisa memproses gula.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved