DISKOMINFO KEPRI
Gubernur Kepri Dampingi Wapres RI di Batam Kunjungi Pusat Pertanian Modern
Gubernur Kepri mendampingi Wapres RI Ma'ruf Amin saat mengunjungi pusat pertanian modern dui Batam, Rabu (7/6/2023).
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
"Yang lebih membanggakan, Batamindo Green Farm juga memiliki jaringan pasar-pasar modern, baik itu minimarket ataupun supermarket yang tersebar si seluruh Indonesia. Karena seluruh produksi yang dihasilkan dari sini, memang telah siap terserap dan memenuhi berbagai kebutuhan pasar," jelasnya.
Terakhir Wapres juga meminta kepada Gubernur Kepri Ansar Ahmad, untuk senantiasa mencermati berbagai potensi yang diperlukan untuk pangsa pasar internasional, Singapura khususnya.
Baca juga: Wapres RI KH Maruf Amin Dijadwalkan Resmikan BRK Syariah 25 Agustus 2022
"Dimana selanjutnya, kita bisa menangkap peluang, yang bisa dan sangat mudah dikembangkan. Selain sayuran yang sudah kita lakukan, kita juga bisa membuka produksi lain seperti kebutuhan daging-dagingan misalnya. Apalagi pasar Singapura masih sangat terbuka luas, dan ini harus bisa dimanfaatkan oleh Kepri" pinta Wapres yang kali ini ditemani Ibu Wuri Ma'ruf Amin.
Selama melakukan kunjungan, Wapres juga mendapatkan penjelasan mengenai proses produksi yang dilakukan dari mulai menanam hingga masa panen.
Di mana semua itu dilakukan dengan proses produksi yang modern. Dari mulai fasilitas bercocok tanam hingga alat pendukung pertaniannya.
Seperti diketahui Batamindo Green Farm adalah areal tanam hidroponik modern terbesar di Indonesia yang memang dikembangkan untuk menghasilkan sayuran berkualitas tinggi dengan memanfaatkan pertanian modern yang tepat dan canggih.
Baca juga: Jokowi dan Maruf Amin Digugat di Pengadilan Karena Masalah Pinjaman Online
Batamindo Green Farm sendiri tidak hanya fokus pada sayuran berkualitas tinggi, tapi juga menjalankan prinsip berkelanjutan dan ramah lingkungan, yang akan terus menghasilkan produksi sayuran segar kualitas ekspor dan bernilai tinggi.
Saat ini, Batamindo Green Farm tersebar di dua lokasi kawasan, yakni Batam, Kepulauan Riau dan Cikampek, Jawa Barat.
Masing-masing di Batam berdiri di atas lahan seluas 50 hektar dan di Cikampek 150 hektar. Dengan volume produksi untuk Batam sekitar 5.700 mt dan Cikampek 22.300 mt dengan total 28.000 mt.(TribunBatam.id/Endra Kaputra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Wapres-RI-bersama-Gubernur-Kepri-kunjungi-Batam.jpg)