Kamis, 18 Juni 2026

DISKOMINFO KEPRI

Kadisdik Kepri Ungkap Alasan PPDB 2023 Gunakan Sistem Online

PPDB Kepri 2023 kini menjadi atensi orang tua calon peserta didik. Kadisdik Kepri pun mengungkap alasannya menerapkan sistem online.

Tayang:
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Endra Kaputra
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau atau Kadisdik Kepri Andi Agung mengungkap alasan PPDB Kepri 2023 menggunakan sistem online. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Andi Agung mengimbau kepada seluruh masyarakat Kepri terkait Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB 2023.

Kadisdik Kepri itu meminta orang tua calon peserta didik agar mengikuti prosedur secara online melalui aplikasi berbasis web yang sudah ada, yakni https://sippdb.kepriprov.go.id/.

Pendaftaran masuk untuk jenjang SLBN dibuka mulai 19 hingga 28 Juni 2023.

Adapun pengumuman pada 1 Juli 2023 mendatang dan pendaftaran ulang pada 3 hingga 6 Juli 2023.

Sedangkan untuk PPDB Kepri tingkat SMAN terdiri dari jalur afirmasi yang pendaftarannya dimulai 13 sampai 19 Juni dan diumumkan 21 Juni 2023.

Baca juga: PPDB Lingga 2023, Kadisdikpora Minta Orang Tua Murid Ikut Jalur Zonasi

Selanjutnya pendaftaran ulang dilakukan 22 hingga 24 Juni 2023.

Adapun untuk jalur zonasi pendaftaran dimulai 22 sampai 26 Juni dan diumumkan pada 1 Juli, dan pendaftaran ulang 3 sampai 6 Juli 2023.

"Nah, untuk SMKN pendaftaran dilakukan mulai 13 sampai 19 Juli dan diumumkan di 21 Juni. Selanjutnya pendaftaran ulang sampai 24 Juni," kata Andi Agung, Kamis (22/06/2023).

Andi juga menjelaskan bahwa untuk jenjang SMKN, pendaftara terbagi menjadi 75 persen jalur penilaian rapor.

Kemudian 10 persen jalur bina lingkungan, dan 15 persen jalur kurang mampu.

Baca juga: Gubernur Kepri Bertemu Menaker RI, Laporkan Kondisi BLK Batam dan Karimun

Semangat diselenggarakannya PPDB secara online di Kepri oleh Dinas Pendidikan, kata Andi, adalah instruksi langsung Gubernur Kepri guna menghindari kebiasaan 'titip menitip'.

Banyak faktor yang melatarbelakanginya.

Seperti merasa dekat dengan orang dalam.

Dekat dengan pejabat A dan sebagainya lalu meminta anaknya dimasukkan ke sekolah tertentu dengan mengindahkan aturan sistem zonasi, prestasi dan afirmasi.

"Titip menitip inilah yang mengakibatkan terganggunya sistem pendaftaran. Yang pada akhirnya mengakibatkan pembludakan di satu sekolah tertentu saja," tegas Andi Agung.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
1 - 3
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved