Senin, 11 Mei 2026

PARIWISATA KEPRI AMAN

ATRAKSI Perahu Naga di Tanjungpinang, Tradisi Warga Tionghoa Pemikat Minat Wisatawan

Atraksi perahu naga yang masih dilestarikan oleh kalangan Tionghoa di Tanjungpinang kini menjadi daya tarik sendiri bagi turis yang datang.

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUNBATAM.id/RAHMA TIKA
Tradisi perahu naga di pelantar III, Tanjungpinang merupakan tradisi masyarakat Tionghoa setiap satu tahun sekali. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Tradisi perahu naga yang merupakan tradisi masyarakat Tionghoa hingga kini terus dijaga.

Anak cucu dari genarasi ke genarasi masih dapat melihat dan merasakan setiap perayaan sembahyang keselamatan dengan hadirnya atraksi perahu naga ini.

Setiap agama, suku, dan budaya tentunya memiliki beragam tradisi leluhur yang terus dilestarikan.

Sama halnya dengan tradisi perahu naga ini yang merupakan bagian dari kekayaan budaya di kota Tanjungpinang yang perlu dilestarikan dan dijaga bersama.

Setiap tahunnya tradisi perahu naga ini dilaksanakan di Pelantar III Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Disaksikan ratusan masyarakat.

Tradisi yang dilakukan sejak 150 tahun lalu di Tanjungpinang khususnya di kawasan Pelantar III bagi umat Budha, bersama-sama datang dan melakukan sembahyang untuk mendapatkan berkat dari Dewa Kwan Kong.

Baca juga: Mal Pelayanan Publik Tanjungpinang Jadi Percontohan di Indonesia

Dan menurut kepercayaan warga yang mayoritas beragama Budha, dengan ritual keselamatan laut yang dilakukan ini dapat melancarkan kegiatan lomba perahu naga yang dilaksanakan setahun sekali.

Saat atraksi dimulai, akan berjejer perahu dengan tampilan kepala naga dengan berbagai macam warna.

Perahu naga ini juga, sudah menjadi atraksi budaya yang menarik minat, tidak hanya masyarakat Tionghoa, tetapi juga wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri, menyampaikan dukungannya terhadap upaya masyarakat dalam melestarikan warisan budaya Tionghoa. 

Ia berharap, melalui acara ini generasi muda akan terus mempelajari serta mempertahankan tradisi budaya yang berharga ini.

Baca juga: Menilik Joget Dangkong Khas Kepri Hingga Disorot Menkumham RI

"Tradisi seperti ini memiliki nilai historis, artistik, dan juga dapat memperkaya keberagaman budaya serta menjadi daya tarik pariwisata di kota Tanjungpinang," ujar Nazri, Jumat (30/6/2023).

Di sini masyarakat dari kalangan anak - anak hingga orang tua dapat menikmati pertunjukan perahu naga di atas laut. 

Hadirnya atraksi perahu naga setiap satu tahun sekali mampu memberikan dampak positif, tidak hanya bagi masyarakat Tionghoa, tetapi juga untuk memperkaya keberagaman budaya dan peningkatan pariwisata di kota Tanjungpinang.

Sementara Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau atau Plt Kadispar Kepri, Raja Heri Mokhrizal mengatakan, beragam atraksi budaya yang ada di Kepri.

Hal ini menurutnya menjadi daya tarik bagi sektor pariwisata Kepri. 

"Salah satunya ialah atraksi perahu naga ini. Tentu harapan kita bersama agar sektor pariwisata Kepri dapat terus maju," ujarnya.(TRIBUNBATAM.id/Rahma Tika)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved