Sabtu, 18 April 2026

DINAS PARIWISATA KEPRI

Dispar Kepri Akan Gelar Creative Explore 2025, Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Daerah

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari. Dari 31 Mei hingga 1 Juni 2025 di Park Avenue Batam, Batam Centre.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Eko Setiawan
Endrakaputra
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kepulauan Riau (Kepri), Hasan. 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan menggelar Kepri Creative Explore 2025.

Ivent ini sebuah ajang yang menjadi wadah bagi pelaku ekonomi kreatif untuk menampilkan karya, membangun kolaborasi, dan memperkuat jejaring bisnis. 

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari. Dari 31 Mei hingga 1 Juni 2025 di Park Avenue Batam, Batam Centre.

Dalam kegiatan tersebut, melibatkan 170 pelaku usaha dari subsektor kuliner, fashion, dan kriya.

Kepala Dispar Kepri, Hasan mengatakan bahwa, kegiatan ini merupakan bagian dari strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis potensi daerah.

“Event ini kami laksanakan selama dua hari, dan melibatkan hampir 170 pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor. Harapannya, mereka dapat membangun jejaring, meningkatkan promosi produk, serta menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk pasar global,” ujar Hasan.

Selain menampilkan subsektor unggulan seperti kuliner, kriya, dan fashion, Hasan juga menambahkan bahwa, tahun ini Kepri Creative Explore menghadirkan subsektor-subsektor baru yang tengah berkembang dan dinilai memiliki potensi besar ke depan.

“Pada momen kali ini, kami juga menampilkan beberapa subsektor ekonomi kreatif yang mungkin akan menjadi cikal bakal subsektor unggulan selanjutnya, seperti animasi dan video yang didukung oleh Nongsa Digital Park, gim dari Universitas Universal, desain produk robotic dari ITEBA, dan kriya ramah lingkungan dari Eco Saga Bintan,” jelasnya.

Dukungan terhadap kegiatan ini datang dari berbagai pihak yang memiliki perhatian besar terhadap perkembangan industri kreatif di daerah. 

Diantaranya Dekranasda Kepri yang diketuai Dewi Kumalasari, Bank Indonesia Kepri, serta Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepri.

“Saya secara khusus menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan besar terhadap acara ini, terutama kepada Ibu Dewi dari Dekranasda Kepri, Bank Indonesia, dan Kemenkumham Kepri,” kata Hasan.

Kepri Creative Explore juga menjadi bagian dari upaya strategis Pemprov Kepri dalam memperkuat posisinya sebagai salah satu dari 15 provinsi prioritas pengembangan ekonomi kreatif nasional berdasarkan RPJMN. 

Provinsi Kepri dipilih karena memiliki kekayaan sumber daya alam, potensi industri pariwisata, serta posisi geografis yang sangat strategis sebagai wilayah perbatasan.

“Sebagai provinsi maritim dengan sumber daya laut yang melimpah, Kepri memiliki peluang besar untuk mengembangkan ekonomi kreatif berbasis sumber daya lokal yang dapat unggul dan menopang pertumbuhan ekonomi daerah. Kita menargetkan kontribusi PDB daerah sebesar 6,8 persen,” tegas Hasan.

Hasan juga menguraikan sejumlah program strategis yang telah dilaksanakan untuk mendukung pelaku ekonomi kreatif di Kepri. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved