Kamis, 9 April 2026

TANJUNGPINANG TERKINI

Bulog Tanjungpinang Tak Lagi Jual Minyakita Bersubsidi

Bulog Tanjungpinang kini menjual Minyakita Premium yang diklaim lebih bagus dibanding yang subsidi.

TribunBatam.id/Alfandi Simamora
Kantor Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Kota Tanjungpinang, Kamis (17/8/2023). Bulog Cabang Tanjungpinang tak lagi menjual Minyakita subsidi. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Kota Tanjungpinang tak lagi menjual minyak goreng kemasan bersubsidi merek Minyakita.

Asisten Manajer Suplai Chain dan Pelayanan Publik Bulog Tanjungpinang, Halim Lubis mengatakan, Bulog kini beralih menjual Minyakita yang premium.

Minyakita premium ini lebih mahal serta diklaim lebih bagus kualitasnya dibandingkan yang subsidi.

"Untuk saat ini kami tidak ada menjual Minyakita subsidi lagi. Kalau untuk harga, kita belum tahu, tapi lebih mahal karena premium," terangnya, Kamis (17/8/2023).

Untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng kemasan merek Minyakita Premium, Bulog Tanjungpinang telah memesan sekitar 50 ribu liter Minyakita.

Baca juga: Pasar Murah di Tanjungpinang, Minyakita Dijual Rp 60 Ribu Langsung Ludes Diserbu Warga

Halim menambahkan, bahwa Bulog Cabang Tanjungpinang telah menyalurkan 18.340 liter Minyakita subsidi ke masyarakat ketika harga minyak goreng mengalami kenaikan beberapa waktu lalu.

"Kalau Minyakita yang ini murni bisnisnya Bulog, kami pesan ke produsen terus kami jual," ungkapnya.

KLAIM Stok Beras Aman

Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Kota Tanjungpinang sebelumnya mengklaim stok kebutuhan beras aman sampai 6 bulan kedepan untuk memenuhi kebutuhan di sejumlah Kabupaten/Kota di Provinsi Kepri.

Asisten manager SCPP Bulog Cabang Kota Tanjungpinang, Halim Lubis mengatakan, bahwa untuk stok beras di Bulog Cabang Tanjungpinang saat ini sekitar 790 ton lebih.

Pihaknya juga dalam waktu dekat akan menerima penambahan stok beras sebanyak 1500 ton.

"Jika nanti yang dalam perjalanan sampai, nanti sebanyak 750 ton beras akan segera di kirim lagi katanya, Selasa (15/8/2023).

Dengan banyak stok beras ini, menurutnya ketahanan pangan untuk kebutuhan beras aman dan cukup untuk 6 bulan kedepan.

"Jadi kebutuhan beras kita aman sampai 6 bulan kedepan untuk memenuhi kebutuhan di sejumlah Kabupaten/Kota di Kepri," terangnya.

Baca juga: SATGAS Awasi Distribusi Minyakita di Bintan, Maksimal Beli 2 Liter per Hari

Disinggung mengenai adanya kenaikan harga beras di pasaran, Halim mengaku untuk harga beras medium di Bulog belum ada kenaikan.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved