Sabtu, 9 Mei 2026

BATAM TERKINI

DEMI Jaga Inflasi, DPRD Batam Minta Petani dan Peternak di Rempang Diberi Tempat Terbaik

Anggota Komisi II DPRD Batam, Rubina Situmorang meminta pemerintah memikirkan solusi bagi petani dan peternak di Rempang yang terancam tergusur.

Tayang:
TribunBatam.id/Pertanian Sitanggang
Potret massa Pulau Rempang mendatangi kantor BP Batam, Rabu (23/8/2023). Anggota Komisi II DPRD Batam, Rubina Situmorang meminta pemerintah memikirkan solusi bagi petani dan peternak di Rempang yang terancam tergusur. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Penggusuran di Pulau Rempang, Kota Batam, Provinsi Kepri akan berdampak pada stok bahan pokok (bapok) dan inflasi di Kota Batam.

Hal ini dikarenakan para petani dan peternak yang ada di Rempang ikut tergusur.

Padahal selama ini beberapa petani di Rempang menghasilkan beberapa jenis komoditas seperti cabai, bayam, kangkung, kacang panjang jagung, pisang, durian.

Ada juga peternak ayam.

Ironisnya sejauh ini, pemerintah belum memberikan kepastian terhadap petani dan peternak disana.

Sebagian hanya masih diberikan Surat Peringatan (SP) 3.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Rubina Situmorang berharap pemerintah pusat bisa memberikan solusi terbaik.

Karena tak semua kebutuhan pokok di Batam harus diambil dari luar Kota Batam.

Baca juga: RIBUAN Warga Rempang Batam Ancam Tidak Beri Suara saat Pilkada 2024

Menurutnya kondisi ini sangat berpengaruh terhadap stabilitas inflasi di Kota Batam.

Ia juga berharap para petani dan peternak di Rempang bisa diberikan tempat lagi agar bisa melanjutkan pertanian dan peternakannya.

"Seperti sayur mayur tak mungkin sepenuhnya diambil dari luar. Bisa layu lah. Memang ada sebagian bahan pokok kita dari sana," tuturnya.

Ia menambahkan pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan penuh dalam penggusuran warga Rempang.

Lantaran sudah berurusan antar negara.

"Saya paham juga BP, Pemko dan DPRD kota Batam hanya sebagai kepanjangan tangan pemerintah saja. Tapi pasti memberikan yang terbaik buat warga, petani dan peternak di sana," ujarnya.

Sebelumnya, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Batam dan Peternak merasa resah ketika adanya rencana relokasi di Rempang, Kota Batam, Kepri dalam waktu dekat.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved