Jumat, 24 April 2026

KISRUH REMPANG

Polda Kepri Datangi Warga Rempang Cate Batam Sosialisasikan Relokasi

Sosialisasi relokasi kepadsa warga Rempang Cate dilakukan anggota Polda Kepri bersama Polsek Galang dan pemerintah setempat, Selasa (12/9).

Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Dok Polda Kepri
Kasubdit Binsatpam Ditbinmas Polda Kepri, Kompol Krisna Ramadhani saat sosialisasi relokasi program pemerintah kepada warga Rempang Cate, Selasa (12/9/2023). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Polda Kepri, Polsek Galang bersama pemerintah melaksanakan sosialisasi di Blongkeng, Kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Sosialisasi dilakukan terkait rencana relokasi dalam pembangunan Rempang Eco City.

Kabidhumas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra mengungkap jika selain sosialisasi, mereka juga membagikan 17 paket sembako kepada warga yang terdampak relokasi.

"Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan relokasi masyarakat Blongkeng ke lokasi rusun yang telah disediakan oleh pemerintah," kata Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol Zahwani Pandra saat dihubungi TribunBatam, Kamis (14/9/2023).

Pandra berharap, sosialisasi relokasi itu dapat menciptakan perubahan positif dan perbaikan kualitas hidup masyarakat Blongkeng.

Selain itu, Pandra mengatakan dengan kegiatan ini semoga masyarakat mendukung langkah-langkah pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan mereka.

Kegiatan yang digelar, Selasa (12/9) menyasar dua lokasi.

Yakni Masjid Al Mukmin, Blongkeng dan Pulau Mubut, Kelurahan Sembulang.

Kasubdit Binsatpam Ditbinmas Polda Kepri, Kompol Krisna Ramadhani dan Kapolsek Galang Iptu Alex Yasral turut hadir di tengah-tengah masyarakat saat sosialisasi di Masjid Al Mukmin, Desa Blongkeng.

TIGA Opsi

Dialog dengan warga Rempang, Batam terkait proyek Rempang Eco City sebelumnya masih berlanjut.

Apabila warga sudah mendaftar dan bersiap untuk pindah ke tempat relokasi sementara, Pemerintah Kota (Pemko) Batam sudah menyiapkan fasilitasnya.

"Ada 3 opsi kan pilihan. Pertama rusun, kedua ruko, ketiga rumah kontrakan yang dipilih oleh warga. Terserah mereka mau ngontrak dimana, entah di rumah keluarganya. Nanti kita yang bayar Rp 1,2 juta," ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam Rudi Panjaitan, Kamis (14/9/2023).

Ia mengatakan, untuk fasilitas di rusun sudah tersedia. Seperti aliran listrik dan air yang lancar.

"Rusunnya selama ini sudah biasa disewa-sewakan," katanya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved