Selasa, 14 April 2026

DISKOMINFO KEPRI

Pemprov Kepri Dorong Kunjungan Wisman, Bandara RHF Jadi Sorotan

Status Internasional Bandara RHF Tanjungpinang jadi sorotan saat rapat Pemprov Kepri bersama CIQP dan menajemen BRC, Sabtu.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Dok Biro Adpim Pemprov Kepri
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat rapat antara Pemprov Kepri, Manajemen Bintan Resort Cakrawala (BRC), dan unsur CIQP (Customs, Immigration, Quarantine, and Port Authorities) di Nirwana Gardens, Lagoi, Sabtu (16/9/2023). 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Peluang mendatangkan wisatawan mancanegara ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), khususnya Pulau Bintan dapat ditingkatkan dengan mengaktifkan kembali penerbangan internasional di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF).

Peluang tersebut dibahas dalam rapat antara Pemprov Kepri, Manajemen Bintan Resort Cakrawala (BRC) dan unsur CIQP (Customs, Immigration, Quarantine, and Port Authorities) di Nirwana Gardens, Lagoi, Sabtu (16/09/2023).

Gubernur Kepri Ansar Ahmad memimpin rapat tersebut.

BRC selaku pengelola kawasan wisata Lagoi saat ini tengah mengupayakan penerbangan khusus atau charter flight dari luar negeri yang bisa membawa banyak wisatawan mancanegara ke Pulau Bintan.

Namun penerbangan dari luar negeri tersebut terkendala dicabutnya status bandara internasional untuk bandara RHF.

Baca juga: Gubernur Kepri Lantik Ahdi Muqsith Jadi Wabup Bintan Dampingi Roby Kurniawan

Chief Operating Officer BRC Abdul Wahab mengatakan target kunjungan wisman ke Lagoi Bintan sulit dicapai apabila pintu masuk wisman hanya melalui satu pintu yaitu pelabuhan internasional.

Kunjungan wisman ke Pulau Bintan sampai bulan Agustus 2023 baru tercapai 343.848 orang.

Angka ini jauh lebih kecil dari kunjungan wisman di tahun 2019 yang mencapai 1.272.508 orang.

"Kami berharap pemerintah membuka kembali penerbangan internasional ke bandara RHF, terlebih akhir tahun nanti ada musim monsun yang membuat kapal sulit masuk ke Bintan, jadi jalur penerbangan adalah yang paling ringkas," kata Abdul Wahab.

Beberapa negara yang sudah menunjukkan ketertarikan untuk mengadakan chartered flight ke Bintan antara lain adalah Vietnam, Korea Selatan, Tiongkok, Jepang, Hongkong, dan Filipina.

Terlebih saat ini BRC sudah membuka kantor representatif di Korea Selatan sehingga kemungkinan chartered flight dari Korsel terbuka lebar.

Baca juga: Buka Festival Kompang Bintan, Dewi Ansar Ajak Generasi Muda Warisi Nilai Budaya

Kawasan Lagoi Bintan saat ini juga tengah membangun sejumlah hotel dan resor untuk menambah jumlah kamar.

Beberapa hotel baru yang segera hadir adalah Movenpick Hotel, Four Points by Sheraton, Holiday Inn, dan Indigo Hotel.

Kehadiran hotel-hotel baru tersebut harus diimbangi dengan jumlah wisman yang berwisata ke Lagoi Bintan.

Selain itu, Abdul Wahab juga mengungkapkan salah satu penyebab masih lesunya kunjungan wisman ke Bintan adalah pemberlakuan Visa On Arrival (VOA) yang masih memberatkan wisman.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved