Jumat, 17 April 2026

KISRUH REMPANG

VIDEO Luhut Binsar Sebut Masalah di Rempang Sudah Clear

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menyebut permasalahan di Rempang sudah clear alias tuntas.

Sosialisasi tersebut, kata dia, seperti menjelaskan lokasi relokasi, sekolah para anak-anak, tempat pekerjaan, dan lain-lain.

"Kalau disosialisasikan dengan baik, saya rasa tidak ada masalah dan sekarang sudah dikerjakan," katanya.

Ia mengatakan, di Rempang memiliki banyak potensi investasi yang bagus.

Di sana akan dibangun fotovoltaik.

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan juga berharap perusahaan China yang akan berinvestasi di Rempang Eco City tak mencabut investasinya menyusul bentrok yang terjadi di kawasan tersebut.

Diketahui, perusahaan Xinyi Group asal China akan berinvestasi di Pulau Rempang dengan nilai investasi mencapai 11,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp172 triliun.

Luhut tak ingin bentrok di Rempang membuat Xinyi mencabut investasinya dan pindah ke Malaysia.

"Ya kita harapkan janganlah. Dulu kan kekonyolan kita (membuat investor, red) lari ke tempat lain," katanya ketika ditemui di Hotel Pullman Central Park, Jakarta Barat, Selasa (19/9/2023).

Luhut mengatakan, jika sekiranya ada kesalahan yang mengakibatkan bentrok di Pulau Rempang, seharusnya dijadikan bahan introspeksi diri.

"Jadi kita sendiri juga harus introspeksi apa yang salah. Kita tidak boleh malu-malu. Kalau kita salah ya kita perbaiki," ujarnya seperti melansir Tribunnews.com.

Adapun menurut Luhut, kondisi di Rempang usai bentrok sudah mulai mereda.

Ia mengatakan, bentrok yang kemarin terjadi karena pendekatan yang dilakukan pemerintah kurang pas.(TribunBatam.id) (Tribunnews.com/Endrapta Ibrahim Pramudhiaz)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved