BATAM TERKINI
Pulau Penawar Rindu Daerah Wisata di Batam, Camat Belakangpadang Terus Berbenah
Pulau Penawar Rindu tujuan wisata di Batam. Camat Belakangpadang mengakui terus berbenah agar wisatawan semakin nyaman.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Camat Belakangpadang, Yudi Admajianto terus berbenah demi menjadikan Pulau Penawar Rindu daerah wisata di Batam.
Pulau yang masuk wilayah Kota Batam ini memang ramai didatangi wisatawan baik lokal maupun mancanegara, terlebih saat akhir pekan.
Para pelancong ini sebagian besar hanya ingin berwisata, menikmati pengalaman naik boat pompong, becak, hingga mencicipi kuliner khas Melayu dan seafood di warung-warung rumahan.
Saking ramainya peminat, dan melihat banyaknya event di Belakangpadang yang selalu ramai pengunjung, pihaknya pun berencana memasukkan sejumlah event di Belakangpadang ke dalam kalender wisata.
Pulau Penawar Rindu ini juga dapat menjadi destinasi wisata di Batam bagi para wisatawan dalam dan luar negeri.
"Rencana Belakangpadang sebagai daerah wisata masih menunggu persiapan. Kami sedang berbenah, terutama di pintu-pintu masuk pelabuhan. Sebab, kalau pintu masuknya saja tidak bersih, orang akan malas berkunjung ke sini," ujar Yudi ketika memberikan sambutan dalam acara TJSL Pertamina Lestari di Gedung Nasional Kecamatan Belakangpadang, Sabtu (23/9/2023).
Menurutnya, masih banyak hal yang perlu dibenahi menuju rencana ini, salah satu problem yang tengah dihadapi yakni problem sampah.
Sebagai daerah yang dikelilingi perairan, pulau ini rentan mendapati sampah-sampah terbawa arus hingga ke pesisir.
Yudi mengatakan, pihaknya sudah menjalankan beberapa langkah agar masalah sampah ini bisa teratasi.
Contohnya, bekerja sama dengan komunitas-komunitas untuk mengumpulkan sampah di wilayah pesisir.
Selain itu, beberapa warga juga ikut membantu sampai menyelam hingga dasar laut.
"Segala cara sudah kami coba, tapi susah. Ketika angin utara datang, itu arus air juga ke arah pulau. Pernah juga kami kedapatan tumpahan oli dan minyak mentah di perairan kami. Untungnya dengan alat khusus dari Pertamina, tumpahan minyak itu bisa dinetralisir," jelas Yudi.
Ia berharap, permasalahan sampah dapat segera teratasi dengan upaya dan kesadaran bersama.
Sehingga, Pulau Belakangpadang menjadi lebih bersih, tertata, dan menjadi destinasi favorit masyarakat.(TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Camat-Belakangpadang-Yudi-Admajianto-soal-Pulau-Penawar-Rindu.jpg)