BATAM TERKINI
DPRD Batam Bakal Buat Aturan Perusahaan Prioritaskan Pencaker Lokal
DPRD Batam sedang menggodok aturan perusahaan untuk memprioritaskan pencari kerja (pencaker) lokal.
Politisi PKS ini melanjutkan, melalui IPSM, DPRD ingin mengetahui seberapa besar pengaruh pelatihan yang sudah dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Batam diterima dengan baik oleh perusahaan.
Setiap tahunnya Disnaker membuat pelatihan kepada pencaker harusnya bisa diterima dengan baik diperusahaan.
"Jadi ada masukkan dari IPSM ini agar diubah pelatihannya. Misalnya pelatihan sumbernya harus dari perusahaan. Butuh Operator Molding, pelatihan dilakukan oleh Disnaker yang dibiayai oleh IMTA," katanya.
Di tempat yang sama Wakil Ketua Pansus Ranperda Penempatan Tenaga Kerja Kota Batam Udin P Sihaloho mengatakan pihaknya akan memprioritaskan Pencaker lokal.
Didukung dengan kualitas dan skill tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
"Kami dukung pencaker lokal diprioritaskan kerja di Kota Batam. Biar perusahaan tidak semena-mene merekrut tenaga kerja dari luar kota Batam," kata Politisi PDI-P ini.
Kendati demikian harus didorong dengan kualitas SDMnya. Yaitu melalui pelatihan kerja yang tepat sasaran dari Disnaker Batam sehingga bisa diterima dengan baik oleh perusahaan.
Ia menambahkan, IPSM juga mengeluh lantaran ada tenaga kerja lokal yang tidak bekerja sesuai dengan norma-norma.
"Pencaker juga harus memiliki etika untuk bekerja. Jangan udah kerja, seenaknya keluar, seenaknya libur. Itu membuat perusahaan rugi," sesal anggota Komisi IV DPRD Batam ini.(TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Pansus-DPRD-Batam-bahas-Ranperda-Penempatan-Tenaga-Kerja.jpg)