TANJUNGPINANG TERKINI

Viral di Tanjungpinang Video Tukar Kemasan Beras Bulog Premium, Pelaku Buka Suara

Pelaku penukar kemasan beras Bulog Premium di Tanjungpinang buka suara setelah video mereka viral di medsos.

TribunBatam.id/Dok Humas Polresta Tanjungpinang
VIRAL DI TANJUNGPINANG - Lima pekerja gudang milik Liang Seng Tanjungpinang membuat video permintaan maaf setelah video menukar beras mereka viral di medsos, Sabtu (14/10/2023). 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Viral di Tanjungpinang video pengoplosan beras premium Bulog.

Video yang viral di Tanjungpinang itu melibatkan lima pekerja gudang milik Liang Seng.

Kasus ini pun ditangani polisi setelah menerima laporan pengaduan oleh pemilik gudang Liang Seng.

Kini, para karyawan meminta maaf dan mengaku bahwa video tersebut hanyalah rekayasa.

Salah seorang karyawan gudang, Xaverius Djago mengatakan, video yang mereka buat merupakan rekayasa.

Selain itu, seluruh aktivitas serta aktor dalam video tersebut merupakan inisiatif mereka dan tanpa sepengetahuan dari pemilik gudang Liang Seng.

Baca juga: Karyawan Gudang Beras di Tanjungpinang Diperiksa Polisi, Buntut Video Viral

"Dengan klarifikasi ini, kami harap pihak-pihak yang dirugikan oleh video yang kami buat khususnya bapak Liang Seng, dapat memaafkan kekhilafan kami," ujar Djago, Sabtu (14/10/2023).

Atas perbuatan tersebut, kata Djago, ia dan rekannya merasa menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang sama.

"Dengan setulus hati kami memohon maaf, untuk masyarakat Tanjungpinang kami juga minta maaf sudah menyebarluaskan video ini dan merugikan banyak orang," sesalnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Tanjungpinang, Iptu Giofany Casanova menegaskan, laporan pengaduan penggelapan beras yang dilaporkan oleh pemilik gudang Liang Seng, masin terus didalami oleh penyidik Satreskrim Polresta Tanjungpinang.

"Masih lidik kasus penggelapan beras itu, terkait surat pernyataan itu kan mereka yang buat sendiri bukan dari pihak kepolisian. Nanti tergantung dari pelapor gimana kedepannya. Kalau dari kami masih di lidik," kata Iptu, Giofany, Sabtu (14/10/2023).

Baca juga: Kasus Penggadaan KTP di Tanjungpinang Berlanjut, Polisi Periksa 5 Saksi

Sementara untuk surat pernyataan kelima orang karyawan gudang tersebut, jelas Gio, merupakan inisiatif dari mereka sendiri dan bukan dari pihak kepolisian.

"Itu dari mereka sendiri yang buat surat pernyataan, bukan dari kami pihak kepolisian. Pada Intinya Penyidik masih dalami kasus dugaan penggelapan beras itu, ke depan tergantung terlapor," tukasnya.(TRIBUNBATAM.id/Rahma Tika)

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved