Sabtu, 11 April 2026

BERITA KECELAKAAN

Pebalap Indonesia Tewas Dalam Sesi Latihan, Pernah Turun di Ajang PON 2016

Belum diketahui persis kronolgis hingga Pembalap Kalsel yang merupakan Atlet PON 2016 tersebut hingga mengalami kecelakaan hingga menghilangkan nyawan

Editor: Eko Setiawan
TRIBUNNEWS.com
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas 

TRIBUNBATAM.id, BANJARBARU - Seorang Pebalap tewas dalam sesi latihan. Diketahui dia juga pernah ikut dalam gelaran PON padan 2016 lalu.

Dia yang merupakan atlet PON 2016 meninggal dunia saat melakukan latihan mandiri di lingkungan perkantoran Pemprov Kalsel.

Belum diketahui persis kronolgis hingga Pembalap Kalsel yang merupakan Atlet PON 2016 tersebut hingga mengalami kecelakaan hingga menghilangkan nyawanya.

Namun informasi terhimpun dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalsel membenarkan, orang yang meninggal laka tunggal tersebut merupakan Pembalap Kalsel yang merupakan atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016, Jawa Barat.

Seorang pengendara meninggal dalam insiden kecelalakaan tunggal, di Kompleks Perkantoran Pemrov Kalsel.

Pengendara itu menurut informasi terhimpun, merupakan seorang atlet balap motor, binaan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalsel.

Pria itu diketahui bernama Alpian Riduan, warga Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Informasi terhimpun, Alpian meninggal saat melaksanakan latihan secara mandiri, di lokasi kejadian, Minggu (30/10/2023) sore.

Ketika dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Banjarbaru, AKP Syahruji menyebut belum ada laporan masuk, berkaitan hal tersebut.

"Setelah kami konfirmasi ke kanit gakkum, hingga sekarang belum ada laporan masuk terkait kecelakaan tunggal tersebut," katanya, Senin (30/10/2023).

Sementara itu dikonfirmasi, Ketua IMI Kalsel, Edy Sudarmadi, membenarkan hal tersebut.

Alpian ujar Edy merupakan atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016, Jawa Barat.

"Kami turut berduka. Almarhum sudah banyak menorehkan prestasi hingga mengharumkan nama banua," ujarnya.

Agar insiden serupa tidak terjadi, Edy mengingatkan para pembalap untuk selalu mengutamakan keselamatan. Yakni dengan cara membuat simulasi pada lintasan latihan, serta mempersiapkan rambu-rambu dengan baik.

"Tentunya dengan persiapan ini paling tidak bisa mengurangi resiko kecelakaan, yang ujung-ujungnya dapat memyelamatkan jiwa," ucapnya.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved