Kamis, 7 Mei 2026

BERITA KRIMINAL

Nasib Maling Tabung LPG, Diamuk Massa hingga Jasad Dibawa Pulang Polisi dari RS

HS, maling tabung gas elpiji 3 kg di Jember meninggal dunia akibat alami cidera di kepala karena diamuk massa. HS sempat dirawat di RS

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
KOMPAS/PRIYOMBODO
Ilustrasi tabung gas tiga kilogram.(KOMPAS/PRIYOMBODO). Maling tabung elpiji 3 kg di Jember meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di rumah sakit. Maling gas itu alami cidera di bagian kepala setelah diamuk massa yang emosi 

JEMBER, TRIBUNBATAM.id - HS, pria asal Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Jember jadi bulan-bulanan warga.

Itu setelah aksinya mencuri dua tabung gas elpiji 3 kg pada 30 Oktober 2023 lalu sekira pukul 22.00 WIB.

Aksi maling tabung elpiji ini ketahuan tetangganya.

Saat HS diinterogasi oleh warga, ternyata kabar pencurian tersebut cepat menyebar ke seluruh desa.

Akhirnya, banyak warga mendatangi lokasi HS hingga sebagian dari mereka melancarkan pukulan bertubi-tubi.

Jadilah HS diamuk massa. Ia sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit selama 1o hari setelah dihajar massa yang emosi.

Hingga akhirnya HS menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSD) Balung Jember, Jumat (10/11/2023).

HS dirawat di rumah sakit sejak 30 Oktober 2023 hingga 10 November 2023.

Baca juga: Polsek Gunung Kijang Bintan Tangkap Pencuri Tabung Gas, Bikin Resah Emak Emak

Humas RSD Balung Jember, Rangga A Ekananta mengatakan, pasien tersebut dirawat inap selama sepuluh hari.

Kondisi HS sempat membaik, tetapi dua hari kesehatannya memburuk.

"Kondisinya memburuk, sampai akhirnya meninggal dunia dan baru keluar dari Rumah Sakit Balung pukul 15.30 WIB," ujarnya saat diwawancarai melalui sambungan telepon whatsapp.

Menurutnya, pasien ini mengalami cidera berat di bagian kepala, akibat dipukul massa saat HS ketahuan mencuri tabung elpiji.

"Meninggal dunianya karena cidera berat di kepalanya," kata Rangga.

Rangga mengungkapkan jenazah pasien dibawa pulang oleh aparat kepolisian.

Karena kabarnya, sempat terjadi penolakan dari warga ketika, maling ini keluar dari rumah sakit.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved