Selasa, 12 Mei 2026

GUNUNG MARAPI MELETUS

Kesaksian Korban Selamat Erupsi Gunung Marapi, Tanah Bergetar dan Hujan Batu

Dalam erupsi Gunung Marapi yang viral, sejumlah korban selamat memberikan kesaksian mereka. Berikut kisahnya.

Tayang:
TribunPadang.com/Rezi Azwar
ERUPSI GUNUNG MARAPI - Korban erupsi Gunung Marapi berhasil dievakuasi ke Posko Marapi Via Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (5/12/2023). Sejumlah korban selamat memberikan kesaksian mereka saat Gunung Marapi Meletus, Minggu (3/12) sore. 

Masih dalam keadaan panik, mereka pun berupaya turun secepat-cepatnya, hingga akhirnya berhasil mencapai posko dan langsung dievakuasi.

Kengerian juga diungkapkan Zhafirah.

Meski berhasil turun dengan selamat, ia mengalami luka-luka.

Hingga kemarin, ia masih dirawat di Rumah Sakit Ahmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi. Terbaring lemah dengan luka bakar di area wajah. Tangannya patah.

Baca juga: Gunung Marapi Sumbar Erupsi, Warga Cium Bau Belerang Akibat Semburan Abu Vulkanik

Meski begitu, Zhafirah sudah mulai bisa kembali berbicara.

"Alhamdulillah, bisa ngomong sedikit-sedikit," ujarnya.

Zhafirah diketahui selamat menyusul rekaman video yang ia kirimkan beberapa saat setelah Gunung Marapi meletus.

Dalam rekaman video itu tubuh Zhafira sudah dipenuhi abu vulkanik.

Terlihat ia sudah dalam keadaan lemas saat meminta pertolongan.

Rani Radelani, bibi Zhafirah, mengatakan video itu diambil dan dikirimkan keponakannya dengan menggunakan telepon seluler pendaki lain yang tercecer di jalur pendakian.

Baca juga: Cerita Mahasiswi Asal Padang Terjebak Erupsi Gunung Marapi, Minta Segera Diselamatkan

“Barang dia hilang semuanya, jadi ada handphone orang dapat sama dia. Ada sinyal dan bisa dibuka handphone-nya. Tangannya patah, luka-luka. Tidak kuat lagi katanya,” ungkapnya.

Berkat rekaman video itu pula petugas SAR dapat dengan segera menemukannya.

"Kami berterima kasih kepada tim yang mencari dengan cepat, sehari sudah ketemu anak-anak kami," ujar Rani.

Zhafirah, ujar Rani, adalah mahasiswa jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Padang. Zhafirah juga seorang atlet silat.

"Mendaki ke Gunung Marapi ini merupakan pengalaman pertamanya," ujar Rani.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved