BERITA ROHINGYA
Tiga Orang Rohingya Tewas Ditembak Polisi Malaysia, Terlibat Sindikat Perampokan
Polisi mengabil tindakan tegas terukur setelah sempat mendapatkan perlawanan dengan tembakan dari pelaku. Untuk mengastisipasi itu, polisi memilih men
TRIBUNBATAM.id, MALAYSIA - Tiga orang Rohingya ditembak mati oleh Polisi Malaysia, penembakan tersebut dilakukan pihak kepolisian karena mereka terlibat dalam aksi perampokan.
Diketahui, mereka ini adalah orang-orang yang tergabung dalam geng Rantau Fiesta . Kelompok yang kerap melakukan perampokan di Malaysia.
Dari hitungan petugas kemanan setempat, mereka sudah beraksi sebanyak 50 kali.
Tak tanggung-tanggung geng ini menyasar barang mewah dengan harga selangit .
Nah, kini kabar terbaru ada tiga orang anggota geng Rantau Fiesta tersebut yang tewas ditembak polisi.
Baca juga: TNI AL Perketat Pengawasan, Cegah Masuknya Pengungsi Rohingya ke Indonesia Lagi
Polisi mengabil tindakan tegas terukur setelah sempat mendapatkan perlawanan dengan tembakan dari pelaku. Untuk mengastisipasi itu, polisi memilih mengambil keputusan terukur
Ya, kejadian tersebut ada di Malaysia. Dalam sebuah laporan dikatakan sebanyak tiga orang Rohingya ditembak mati polisi Malaysia pada Sabtu (23/12/2023) malam di Selayang Jaya setelah terjadi baku tembak.
Dikutip dari World of Buzz, polisi saat itu sedang berada di kawasan Selayang Jaya dan mendapati mobil Ford Fiesta dikendarai secara mencurigakan.
Polisi kemudian menghentikan mobil itu dan hendak memeriksanya, tetapi dua orang di dalamnya menembakkan senjata ke arah petugas.
Sebagai balasan, polisi melepaskan tujuh tembakan dan masing-masing orang Rohingya itu terkena satu peluru. Semuanya tewas karena luka-luka mereka di tempat kejadian.
Baca juga: Jaringan Kedatangan Pengungsi Rohingya Terbongkar
Baca juga: Pengungsi Rohingya Terus Berdatangan, TNI AU Luncurkan Pesawat Intai di Perairan Aceh
Setelah mobil digeledah, ditemukan dua pistol jenis Revolver dan satu parang. Mereka diduga anggota geng Rantau Fiesta yang terlibat lebih dari 50 perampokan di enam negara bagian.
Di negara bagian Selangor saja, mereka diperkirakan melakukan 27 perampokan yang menyebabkan kerugian sekitar 1,3 juta ringgit (Rp 4,34 miliar).
Kasus terbaru terjadi di Batang Kali pada 8 Desember 2023. Mereka mencuri tiga jam tangan Rolex dan dua arloji Hublot yang total ditaksir bernilai sekitar 445.000 ringgit (Rp 1,48 miliar).
Menurut media Bernama yang dikelola Pemerintah Malaysia, geng tersebut kerap mencuri barang-barang kecil berharga tinggi seperti jam tangan dan perhiasan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-penembakan_20151129_225731.jpg)