TANJUNGPINANG TERKINI
Pemko Tanjungpinang Siapkan Anggaran Khusus Perbaiki Pelantar Warna-Warni
Sekertaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat mengatakan, kawasan pelantar Warna-Warni Kampung Bugis itu tidak masuk kedalam program penanganan kaw
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id, Tanjungpinang - Pemerintah Kota Tanjungpinang akan menyiapkan anggaran khusus untuk memperbaiki pelantar Warna-Warni yang berada di Kampung Bugis-Senggarang.
Sekertaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat mengatakan, kawasan pelantar Warna-Warni Kampung Bugis itu tidak masuk kedalam program penanganan kawasan kumuh kota Tanjungpinang.
Pasalnya, aset pelantar Warna-Warni yang berada di Kampung Bugis - Senggarang belum sepenuhnya dimiliki oleh pemko Tanjungpinang.
"Aset itu belum diserahkan sepenuhnya kepada kita, masih milik kementerian PUPR. Maka dari itu kita belum menganggarkan di tahun 2024," terangnya belum lama ini.
Zulhidayat juga mengaku, sudah mengetahui kondisi pelantar Warna-Warni yang berada di Kampung Bugis - Senggarang.Pemko Tanjungpinang juga berencana menyiapkan anggran khsusus untuk perbaikan pelantar.
"Kalau sekarang belum. Tapi kami akan coba siapkan anggarannya dan dengan bekerjasama kementerian PUPR untuk perbaikan," jelasnya.
Sementara itu, sebelumnya Kepala Dinas PUPR Tanjungpinang Rusli menuturkan, bahwa Pemerintah Kota Tanjungpinang akan menelusuri aset Pelantar Warna-warni Kampung Bugis - Senggarang yang kondisinya kini memprihatinkan.
Baca juga: Potret Kota Lama Tanjungpinang Terkini, Malioboro di Ibu Kota Kepri
Baca juga: Pelantar Warna-warni Kampung Bugis Tanjungpinang Tanpa Perawatan
"Hal itu kita lakukan supaya pelantar Warna-warni Kampung Bugis - Senggarang itu mendapat perawatan. Soalnya PJ wali kota sedang melakukan pembenahan terhadap fasilitas kumuh cuma untuk pelantar warna-warni itu masih kami telusuri," terangnya.
Lanjutnya, pelantar warna-warni Kampung Bugis - Senggarang itu awalnya dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Pemukiman mengucurkan anggaran Rp34 miliar.
"Kalau tidak salah itu masuk dalam Program Kotaku dari pemerintah pusat," terangnya.
Rusli juga menjelaskan, usai dibangun oleh kementerian PUPR kini aset pelantar warna-warni itu menjadi milik Pemerintah Kota Tanjungpinang.
"Sejak pertama kali diresmikan dan diserahkan kepada Pemko memang belum mendapat perawatan. Tapi dirinya berkomitmen untuk melakukan pembenahan di kawasan itu sesuai dengan program PJ Wali Kota Tanjungpinang membenahi kawasan kumuh," ungkapnya.
Rusli juga menambahkan, bahwa sebelum dilakukan pembenahan terhadap Pelantar Warna-warni Kampung Bugis - Senggarang, pihaknya akan pelajari dan tindak lanjut apa yang harus dilakukan.
"Memang sekarang PJ Wali kota sedang berbenah untuk daerah-daerah yang kumuh jadi mudah - mudahan plantar kampung Bugis itu masuk jadi bagian yang di tata. Tapi hari ini kami belum sampai ke tahapan itu," tutupnya.
Perlu diketahui bahwa pelantar warna-warni Kampung Bugis-Sengarang kondisinya sekarang memprihatinkan, pelantar dipenuhi lumut dan ada genangan air. Banyak pagar-pagar di pelantar itu yang hilang. Lampu penerang pelantar juga tidak berfungsi dengan baik.
Berapa titik pot yang seharusnya berisikan tanaman, terlihat kosong dan hanya berisikan genangan air dengan lumut dan sampah. Sejumlah tempat sampah juga penuh, usang, dan pecah-pecah. Pada malam hari tak ada penerangan yang memadai.(als)
Baca berita lainya di Google News
| Anggota Satpolairud Polresta Tanjungpinang Evakuasi Penumpang KMP Sembilang di Pulau Karas |
|
|---|
| Komisi II DPRD Kepri Minta PDAM Tirta Kepri Teliti Verifikasi Lonjakan Tagihan Air di Tanjungpinang |
|
|---|
| Harga Sayur di Tanjungpinang Meroket, Pemko Sebut Dikarenakan Gagal Panen |
|
|---|
| Anak Luka Robek, Ayah Murka Hingga Mengamuk di IGD RSUD RAT, Kini Videonya Viral |
|
|---|
| Pemotor Alami Penurunan Kesadaran Usai Terlibat Kecelakaan dengan Mobil di Tanjungpinang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Sekdako-Tanjungpinang-soal-target-RPJMD-Walikota-Rahma.jpg)