Senin, 20 April 2026

PILKADA BATAM 2024

Pilkada Makin Dekat, Baliho Calon Kepala Daerah 2024 Mulai Bermunculan di Batam

Pilkada Serentak 2024 akan digelar November mendatang. Saat ini sejumlah baliho calon kepala daerah mulai bermunculan di Batam.

|
Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi
BALIHO - Baliho Amsakar Achmad dengan Irwansyah, bernarasi Amsakar Irwansyah (Amir) sebagai bakal calon Wali Kota dan calon Wakil Wali Kota Batam 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Bursa calon kepala daerah (Pilkada) 2024 di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mulai menggeliat. Telah muncul dua orang tokoh yang siap maju di Pilkada Batam.

Sosok tersebut yakni Amsakar Achmad yang diketahui Wakil Wali Kota Batam periode 2019-2024, dan Marlin Agustina Rudi yang kini menjabat Wakil Gubernur Kepri. Bahkan kedua tokoh tersebut sudah mulai melakukan sosialisasi melalui baliho.

Baliho itu bergambar Amsakar Achmad dengan Irwansyah. Bernarasi Amsakar Irwansyah (Amir) mengucapkan 1 Ramadhan 1445 Hijiriah Selamat menjalankan ibadah puasa.

Di baliho itu juga ditulis Bakal Calon Wali Kota Batam tepat di bawah foto Amsakar dan Bakal Calon Wakil Wali Kota Batam di bawah foto Irwansyah. Keduanya terlihat seragam menggunakan baju berwarna putih dan kopiah hitam.

Baca juga: Amsakar Achmad Irwansyah Sepakat Maju Pilwako 2024, Ini Jargon Mereka Untuk Batam

Dari pantauan Tribunbatam.id, baliho ini sudah terpasang di sejumlah tempat di Batam. Antara lain, di Jalan Tengku Sulung tepatnya di pinggir jalan dari lajur SMA Negeri 3 menuju ke Pasar Botania 1.

Selanjutnya baliho yang sama di Jalan Laksamana Bintan tepatnya dari jalur Simpang Frengky menuju ke Simpang Kaliban.

Sementara baliho Marlin juga terpasang di Jalan Tengku Sulung. Tepatnya dari Pasar Botania 1 menuju ke Sekolah SMA Negeri 3 Batam.

Di baliho tersebut terpampang foto Marlin berkerudung dan berbaju berwarna biru. Dalam baliho tersebut juga bertuliskan #2024 gak asyik kan pembangunan Batam terhenti? Lanjut pembangunan Bunda.

Dosen Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Unrika, Ramayandi Mulda mengatakan, momen saat ini memang sudah harus dimanfaatkan untuk memperkenalkan diri ke publik.

"Pilpres dan Pileg telah usai. Pilkada itu November. Masih ada waktu kurang lebih enam bulan untuk menjalin komunikasi, dan menjual program serta pengenalan ke masyarakat agar bisa dikenal," ujar Rahmayandi, baru-baru ini.

Diakuinya, ada beberapa hal yang mempengaruhi jalannya Pilkada November mendatang.

Ia menyebutkan memanfaatkan kekuasaan, kebijakan, sembako hingga bantuan langsung tunai dinilai turut mempengaruhi segmen pemilih di Batam.

Baca juga: Sosok Amsakar Achmad, Wakil Wali Kota Batam Yang Didorong Maju Pilkada 2024 Jalur Independen

"Tidak bisa dipungkiri kekuasaan sudah pasti mempengaruhi. Namun akan lebih baik bagi pemenang kebijakan saat ini, jika ingin maju tidak memanfaatkan fasilitas daerah atau pun anggaran daerah untuk mengenalkan diri ke publik," ujarnya.

Ia melanjutkan, calon peserta partai politik yang akan berkompetisi sangat diharapkan bisa mendukung jalannya proses Pilkada sesuai aturan.

"Privilege dari jabatan sudah pasti ada. Namun akan lebih baik jika memang bisa mengendalikan diri, dan tidak memanfaatkan jabatan untuk maju di Pilkada berikutnya," katanya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved